Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi Melimpah, Petani Bawang Merugi

Kementerian Pertanian meminta pasar menyerap produksi bawang merah milik petani lokal yang saat ini melimpah. Akibat rendahnya serapan, petani bawang disinyalir merugi.
M. Taufiqur Rahman
M. Taufiqur Rahman - Bisnis.com 05 Maret 2014  |  23:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian meminta pasar menyerap produksi bawang merah milik petani lokal yang saat ini melimpah. Akibat rendahnya serapan, petani bawang disinyalir merugi.

Menteri Pertanian Suswono mengatakan bulan ini merupakan panen raya bagi petani bawang. Namun sayangnya, hasil panen petani ini tidak semuanya diserap pasar akibatnya harga bawang anjlok.

“Bawang merah saat ini sedang over produksi, harganya saat ini anjlok dikisaran Rp 7.000 per kg, padahal harga produksinya mencapai Rp 9.000 per kg,” katanya, Rabu (5/3/3014).

Untuk itu, pihaknya meminta Kementerian Perdagangan turut serta menstabilkan harga di tingkat petani tersebut agar kerugian yang diderita petani tidak melebar.

“Saya berharap Kemendag segera bertindak menstabilkan harga. Jangan karena harga turun terus dibiarkan saja, kasihan petani,” keluhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bawang merah bawang
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top