Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertanian di Lereng Gunung Berapi Butuh Asuransi

Petani hortikultura di lereng gunung berapi mengusulkan dapat dilindungi asuransi karena ancaman bencana erupsi yang dapat merusak tanaman sangat besar.
Choirul Anam
Choirul Anam - Bisnis.com 27 Februari 2014  |  17:11 WIB

Bisnis.com, MALANG—Petani hortikultura di lereng gunung berapi mengusulkan dapat dilindungi asuransi karena ancaman bencana erupsi yang dapat merusak tanaman sangat besar.

Ketua Asoaisi Agribisnis Cabai Indonesia Jawa Timur Sukoco mengatakan pengalaman dari bencana erupsi Gunung Kelud sangat merugikan petani holtikultura.

“Kerugian petani cabai di Kab. Kediri saja, mencapai puluhan miliar rupiah akibat bencana tersebut,” kata Sukoco dihubungi dari Malang, Kamis (27/2/2014).

Kerugian tersebut dihitung dari nilai biaya produksi.  Seperti tanaman cabai merah dan keriting, ada 400 hektare dari 700 hektare di Kab. Kediri yang rusak parah sehingga tidak bisa dipanen yang tersebar di Kec. Kepung, Puncu, dan Ngancar.

Nilai kerugiannya mencapai Rp24 miliar yang dihitung dari biaya produksi. “Biaya produksinya sebenarnya Rp80 juta/hektare, namun mereka sudah petik lima kali sehingga kerugiannya tinggal Rp60 juta/hektare,” katanya.

Untuk tanaman  cabai rawit, areal tanaman yang terdampak seluas 1.200 hektare sehingga nilai kerugiannya mencapai Rp48 miliar yang dihitung dari biaya produksi yang mencapoai Rp40 juta/hektare. “Tanaman cabai belum sempat kami panen sama sekali,” ujarnya.

Luas tanaman cabai rawit di Kab. Kediri mencapai 5.000 hektare, terutama di wilayah dataran tinggi yang lokasinya lebih tinggi dari Gunung Kelud.

Di Kec. Ngantang, Kab. Malang, sebenarnya juga merupakan sentra produksi cabai merah dengan luas areal terdampak mencapai 100 hektare.

Areal tanaman tomat yang terdampak Kelud mencapai 200 hektare dengan nilai kerugian mencapai Rp4 miliar yang dihitung dari biaya produksi Rp20 juta/hektar.

“Selain kerugian material, yang mengkhawatirkan masalah psikoligisnya agar mereka cepat bangkit,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi pertanian
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top