Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jabar Target Cetak 100.000 Pengusaha Muda

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Jawa Barat menargetkan mencetak 100.000 wirausahawan baru, dengan sasaran generasi muda selama 5 tahun ke depan.
Adi Ginanjar Maulana
Adi Ginanjar Maulana - Bisnis.com 20 Februari 2014  |  14:48 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG— Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Jawa Barat menargetkan mencetak 100.000 wirausahawan baru, dengan sasaran generasi muda selama 5 tahun ke depan.

Kepala Dinas KUMKM Jabar Anton Gustoni mengemukakan pengembangan program pelaku wirausaha baru itu masih memprioritaskan mahasiswa atau pekerja muda yang ingin beralih profesi.

"Kami memberikan syarat program itu 0-5, yang artinya belum pernah melakukan wirausaha dan baru memiliki usaha. Dengan usia antara 18 hingga 46 tahun, kebanyakan para mahasiswa yang mau lulus, atau pekerja yang beralih profesi," katanya kepada Bisnis, Kamis (20/2/2014).

Menurut Anton, program menciptakan wirausahawan baru merupakan ikon utama bagi UMKM. Sebab kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD), pelaku usaha mikro menyumbang sebesar 55% dibandingkan usaha besar lainnya.

Selain itu, katanya, dapat menyerap sekitar 99% tenaga kerja dari usaha sektor kecil menengah (UKM). Sehingga untuk mendorong peningkatan PAD dan tenaga kerja diarahkan kepada generasi muda.

Dia menjelaskan jumlah wirausahawan di Jabar pada 2014 mencapai 9,1 juta wirausahwan. Angka tersebut masih jauh dari jumlah ideal wirausawan di Jabar yang harus mencapai minimal 2% dari jumlah penduduk sekitar 44 juta jiwa.

"Kami akan lakukan secara bertahap, dengan memberikan pelatihan dan modal awal pada program wirausahawan baru ini dapat meningkatkan pelaku usaha," ujarnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wirausaha ukm
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top