Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masyarakat Berpenghasilan Tak Tetap Butuh Kebijakan Khusus Dapatkan KPR

Pemerintah diminta memberikan kebijakan khusus bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap (non fix income) guna meningkatkan aksesibilitas kepada kredit perumahan dari perbankan.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 12 Februari 2014  |  14:47 WIB
Masyarakat Berpenghasilan Tak Tetap Butuh Kebijakan Khusus Dapatkan KPR
/Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah diminta memberikan kebijakan khusus bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap (non fix income) guna meningkatkan aksesibilitas kepada kredit perumahan dari perbankan.

Ketua DPP Persatuan perusahaan Realestat Indonesia (REI) Eddy Hussy mengatakan upaya mengatasi permasalahan kelangkaan hunian (backlog) bagi masyarakat Indonesia sulit terealisasi bila pemerintah tidak mengambil kebijakan tersebut.

"Upaya mengejar backlog itu sulit jika tidak ada regulasi yang menerobos kredit bagi non fix income,"  ungkapnya di sela-sela seminar Kiat Pendanaan KPR Saat Bunga Tinggi, Rabu (12/2/2014).

Data Bank Indonesia menyebutkan sebanyak 62% masyarakat Indonesia belum memiliki akses ke perbankan terutama untuk golongan masyarakay yang mempunyai non fixed income.

Padahal, Eddy menuturkan masih banyak masyarakat, terutama mereka yang tidak memiliki penghasilan tetap, belum mempunyai hunian.

"Data kebutuhan perumahan di Indonesia pada 2013 mencapai 15 juta unit," sebutnya.

Adapun, seminar Kiat Pendanaan KPR Saat Bunga Tinggi digelar oleh perusahaan pembiayaan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan Harian Bisnis Indonesia.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpr Pendanaan KPR
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top