Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Boikot Kopi Luwak Sarat dengan Perang Dagang

Tudingan sejumlah aktivis lingkungan yang menyebutkan adanya pelanggaran hak-hak satwa terhadap produksi kopi luwak ditengarai hanya bagian dari strategi perang dagang.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 15 November 2013  |  15:22 WIB
Boikot Kopi Luwak Sarat dengan Perang Dagang
Kedai Kopi Luwak - Veggiewiz.in
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tudingan sejumlah aktivis lingkungan yang menyebutkan adanya pelanggaran hak-hak satwa terhadap produksi kopi luwak ditengarai hanya bagian dari strategi perang dagang.

"Karena keeksotikan kopi luwak menyebabkan harganya mahal, dan mungkin ada beberapa pihak yang merasa terganggu," kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, saat dijumpai para wartawan, Jumat (15/11).

Bayu mengungakapkan beberapa pihak yang merasa terganggu itu kemudian mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang sesungguhnya tidak perlu untuk menjatuhkan posisi kopi luwak yang saat ini harganya mencapai 150 Euro per kilogram.

"Saat ini perdagangan kopi luwak sudah mulai terganggu dan kemudian ada langkah-langkah untuk melarang perdagangan kopi luwak," kata Bayu.

Berdasarkan investigasi aktivis lingkungan tersebut menemukan bahwa penduduk desa memelihara luwak dalam kandang sempit dan kotor yang tidak layak dan dipaksa untuk mengkonsumsi biji kopi secara berlebihan.

"Tidak sulit untuk membayangkan bahwa hal tersebut merupakan perang dagang, karena kompetisinya sangat tinggi, harganya mahal dan mampu mengangkat kopi Indonesia," kata Bayu.

Sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam lembaga People for The Ethical Treatments of Animals (PETA) mengajak peminum kopi untuk berhenti mengkonsumsi kopi luwak, karena hampir seluruh kopi luwak yang diberi label hasil produksi luwak liar sebenarnya diproduksi dari luwak yang dipelihara di kandang.

Bahkan, beberapa hotel mewah di Hong Kong berhenti menyajikan kopi luwak seperti Langham Hotel, InterContinental Hotel, dan Landmark Mandarin Oriental memutuskan berhenti menyajikan kopi luwak akibat hasil laporan kelompok pembela hak satwa tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendag kopi luwak kopi indonesia perang dagang minyak sawit

Sumber : Antara

Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top