Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Organda Minta Pemerintah Benahi Kebijakan Politis Transportasi

Bisnis.com, JAKARTA--Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) meminta pemerintah membenahi kebijakan politis yang selama ini menjadi penghambat pengembangan transportasi umum, baik di daerah maupun secara nasional.
M. Tahir Saleh
M. Tahir Saleh - Bisnis.com 29 Agustus 2013  |  13:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) meminta pemerintah membenahi kebijakan politis yang selama ini menjadi penghambat pengembangan transportasi umum, baik di daerah maupun secara nasional.

Andriansyah, Sekjen Organda, mengatakan salah satu kebijakan politis soal transportasi yang mesti dirubah yakni kebijakan uji kir kendaraan bermotor.

Uji kir yang khususnya dilakukan oleh pemerintah daerah melalui dinas perhubungan justru dijadikan tujuan sumber pendapatan daerah sehingga minim pengawasan.

Akibatnya, uji kir cenderung tidak maksimal menjaga kualitas kendaraan bermotor yang berdampak fatal pada kondisi kendaraan.

"Kewajiban uji kir khususnya yang dilakukan oleh pemda itu, digunakan untuk meraup pendapatan daerah. Jadi dibuat untuk memenuhi target pendapatan, kebijakan politis ini harus dirubah," katanya dalam diskusi Forum Bisnis dan Transportasu Menyoroti Kebijakan Transportasi di Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Selain ini, Andriansyah juga menyayangkan tak ada insetif apapun bagi operator angkutan umum ketika pemerintah mencabut subsidi BBM. Mestinya, ada insentif pengembangan sehingga benar-benar ada komitmen pemerintah mendukung transportasi publik.

"Kami hanya diminta menyesuiakan tarif, sama sekali tak ada insentif," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

organda uji kir transportasi umum
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top