Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tarif KRL Turun pada 1 September

Bisnis.com, JAKARTA-- Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub merevisi turun tarif kereta api listrik (KRL) jarak menengah dan jauh yang direncanakan bakal diberlakukan secara efektif pada 1 September 2013. Hanggoro B. Wiryawan, Direktur Lalu Lintas
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 30 Juli 2013  |  19:03 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-- Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub merevisi turun tarif kereta api listrik (KRL) jarak menengah dan jauh yang direncanakan bakal diberlakukan secara efektif pada 1 September 2013.

Hanggoro B. Wiryawan, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan KA Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, mengemukakan penurunan tarif tersebut dilakukan seiring dengan penyelenggaraan Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.

"Secara resmi akan diberlakukan 1 September nanti. Sebenarnya bisa dilakukan pada Agustus, tapi seluruh tiket sudah terjual habis untuk bulan Agustus, sehingga penurunan tarif baru dilakukan September," ujarnya, Selasa (30/7/2013).

Dia menambahkan, persentase penurunan tarif tersebut berkisar antara 30% hingga 50% yang disesuaikan dengan jarah tempuh KRL.

Menurutnya, dana PSO yang yang dikucurkan pemerintah untuk mendukung penurunan tarif KRL sebesar Rp352 miliar yang diperuntukkan sebagai kompensasi BBM dan subsidi KRL.

Kendati demikian, tarif KRL itu kembali berpotensi naik jika kontrak PSO berakhir pada 1 Desember untuk wilayah Jabotabek dan 30 November untuk rute KRL di luar Jabotabek.

"Ini tergantung dari pencairan PSO, apakah disetujui untuk diperpanjang atau tidak nantinya akan mempengaruhi naik atau turunnya tarif KRL. Tapi, kita berharap tetap ada (PSO) agar penumpang tidak terlalu terbebani," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tarif krl
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top