Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Melemah, Properti Tetap Menjulang

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah boleh saja melemah, tetapi pasar properti Indonesia dinilai terus berkembang positif dan tidak akan terpengaruh.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 23 Juli 2013  |  19:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah boleh saja melemah, tetapi pasar properti Indonesia dinilai terus berkembang positif dan tidak akan terpengaruh.

Andy K. Natanael, Direktur PT Modernland Realty Tbk, mengatakan pelemahan rupiah saat ini tidak akan mempengaruhi pasar properti Indonesia dan bukan menjadi kesempatan pengembang asing untuk masuk.

"Saya kira pelemahan rupiah itu hanya sesaat, karena memang pasar dunia sedang goncang, yang lemah kan bukan rupiah saja, semua mata uang negara lain juga. Menurut saya pemerintah akan tetap menjaga kestabilan rupiah," jelasnya seusai memberi materi dalam seminar Strategi dan Kiat Sukses Investor Properti yang digelar Bisnis Indonesia Learning Centre (bilec) dan Indonesia Property Watch (IPW) di Jakarta, Selasa (23/7/2013).

Menurut Andy, sebelum rupiah melemah pun beberapa developer asing yang ingin masuk pasar Indonesia meski masih terbentur berbagai peraturan pemerintah.

"Kabarnya juga ada grup besar dari China mau masuk, mereka masih mencari-cari lahan, kerjasama dan segala macam," imbuhnya.

Andy menjelaskan properti Indonesia masih akan tetap bagus karena didukung berbagai faktor salah satunya target pasar yang besar yakni jumlah penduduk yang terus bertambah setiap tahun.

Terkait harga properti yang terus meningkat bahkan di beberapa lokasi sudah over value, menurut Andy, hal paling mendasar adalah disebabkan oleh tarif PBB dan NJOP yang setiap tahun naik.

 "Otomatis harga properti ikut naik, dan developer pun juga menaikkan harga. Apakah harga properti saat ini sudah tidak wajar, itu  bergantung pasarnya. Kalau mahal tapi laku, itu masih wajar saja," ungkapnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah properti ipw investor asing bilec
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top