Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GP Ansor Tolak Pansus Monorel Karena Kontraproduktif

Bisnis.com, JAKARTA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta menolak rencana pembentukan panitia khusus (Pansus) Proyek Monorel oleh DPRD DKI Jakarta karena dianggap dapat menghambat program pembangunan monorel.
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 18 Juli 2013  |  20:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta menolak rencana pembentukan panitia khusus (Pansus) Proyek Monorel oleh DPRD DKI Jakarta karena dianggap dapat menghambat program pembangunan monorel.

Pembentukan Pansus Monorel yang dilakukan oleh para politisi DPRD DKI Jakarta diduga bertujuan untuk melakukan intervensi politik serta tidak membantu solusi dan disintensif terhadap pekerjaan pembangunan monorel.

"Apabila pansus ini tetap dilaksanakan maka ada dinamika yang tidak baik dari DPRD DKI Jakarta untuk menghambat pembangunan monorel bagi masyarakat," ujar Abdul Aziz, Sekretaris GP Ansor wilayah DKI Jakarta, dalam konferensi pers di Kantor GP Ansor Jl Kramat Raya Jakarta, Kamis (18/7/2013).

Pimpinan Wilayah GP Ansor Jakarta, katanya, mendesak DPRD untuk tidak mengesahkan pansus yang sejauh ini masih dalam tataran wacana. "Kepentingan Monorel ini untuk masyarakat, kenapa ada kesan ancaman dari eksekutif kepada legislatif?" ujar Abdul Aziz.

Dia menambahkan program monorel harus tetap dilaksanakan dengan baik karena merupakan solusibagi masyarakat yang selama ini dihadapkan pada kemacetan lalu lintas.

GP Ansor juga mengharapkan adanya percepatan realisasi pembangunan monorel Jakarta. Semua pihak diharapkan mengarahkan energinya untuk mengatasi kemacetan di ibu Kota melalui dukungan percepatan pembangunan monorel.

"Bukan malah membuat pekerjaan dan tindakan yang cenderung menunda pembangunan monorel tersebut," tambahnya


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

monorel pansus dprd gp ansor
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top