Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pelindo II Terapkan Layanan Manual Timbangan Truk

Bisnis.com, JAKARTA - PT.Pelabuhan Indonesia (persero) II mengantisipasi secara manual kegiatan timbangan truk pengangkut barang dan peti kemas guna mengurangi kepadatan di gate terminal 3 dermaga konvensional dan multipurpose."Kami sudah menginstruksikan
Akhmad Mabrori
Akhmad Mabrori - Bisnis.com 16 Juli 2013  |  23:47 WIB
Pelindo II Terapkan Layanan Manual Timbangan Truk
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT.Pelabuhan Indonesia (persero) II mengantisipasi secara manual kegiatan timbangan truk pengangkut barang dan peti kemas guna mengurangi kepadatan di gate terminal 3 dermaga konvensional dan multipurpose.

"Kami sudah menginstruksikan aparat lapangan agar kegiatan penambangan truk pengangkut barang dilakukan secara manual dengan alat angkut reach stacker," kata General Manager Pelindo II cabang Tanjung Priok, Ari Henryanto, Selasa (16/7/2013).

“Jadi saat peti kemas di angkut reach stacker dari atas truk disitu bisa terlihat berat atau tonasenya. Itulah yang saya instruksikan di lapangan, itu (penimbangan) secara manual, dan ini bisa mengurai kepadatan,” ujarnya.

Dia mengatakan kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Priok, lebih dipengaruhi buruknya infrastruktur jalan di luar pelabuhan saat ini.
Pasalnya, sebagian besar ruas jalan menuju pelabuhan maupun sebaliknya rusak berat dan berlubang ditambah terdapat penyempitan ruas jalan akibat pembangunan akses tol langsung Priok section E2, Cilincing-Jampea.

Menurutnya, jika terjadi keterbatasan  alat di dalam pelabuhan, bisa segera dipenuhi dengan penambahan sejumlah peralatatan bongkar muat. “Tetapi ini soal infrastruktur di luar pelabuhan,” tuturnya.

Ketua Indonesian National Shippowners Association (INSA) DKI Jakarta,C.Alleson mengatakan saat ini kapal sudah mulai mengantre untuk pelayanan bongkar muat di Pelabuhan Priok karena lapangan penumpukan di sisi dermaga penuh.

“Kapal mulai menunggu bongkar sampai lapangan kosong. Semua pihak harus kerja cepat, jika kondisi ini terus berlangsung akan terjadi kongesti,” ujarnya.(k1/yus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelindo priok kongesti
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top