Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

GAPMMI: Stabilitas Rupiah Lebih Penting daripada BBM Bersubsidi

BISNIS.COM, JAKARTA—Perusahaan makanan dan minuman (mamin) mengharapkan pemerintah mampu menjaga stabilitas rupiah dan memperhatikan masalah transportasi untuk menjaga harga produk agar tetap terjangkau.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 24 Juni 2013  |  17:36 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Perusahaan makanan dan minuman (mamin) mengharapkan pemerintah mampu menjaga stabilitas rupiah dan memperhatikan masalah transportasi untuk menjaga harga produk agar tetap terjangkau.

Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Franky Sibarani mengatakan fluktuasi nilai tukar rupiah ini berpengaruh pada harga bahan baku dan kemasan.

“Sebagian besar bahan baku dan kemasan kami masih impor, sehingga kestabilan rupiah lebih penting dibandingkan dengan harga BBM bersubsidi. Kami berharap pemerintah mampu menjaga kestabilan rupiah hingga September,” kata Franky kepada wartawan, Senin (24/6/2013).

Akan tetapi, dalam bertransaksi Gapmmi sudah menggunakan asumsi kurs rupiah di level Rp10.000 untuk toleransi. Ini untuk menghindari perubahan harga apabila terjadi fluktuasi nilai tukar rupiah sewaktu-waktu.

Dia menambahkan masalah transportasi juga menjadi kendala disaat kegiatan distribusi berada dalam intensitas yang tinggi. Sebagian anggota Gapmmi sudah mendapatkan informasi bahwa biaya transportasi akan mengalami kenaikan hingga 30%.

Franky menuturkan penaikan BBM bersubsidi ini tidak menjadi masalah apabila pemerintah segera memperbaiki infrastruktur. Biaya logistik bahkan bisa diturunkan jika arus distribusi lancar.

“Upaya penstabilan rupiah dan perbaikan infrastruktur ini bertujuan untuk menciptakan harga yang terjangkau bagi konsumen,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur Gonjang Ganjing Rupiah transportasi gapmmi franky sibarani
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top