Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Data Survei Migas Terbuka bagi Publik

BISNIS.COM, JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan akses data survei dapat diakses oleh publik.
Inda Marlina
Inda Marlina - Bisnis.com 11 Juni 2013  |  20:58 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan akses data survei dapat diakses oleh publik.

Hal tersebut juga didukung oleh Wakil Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo.

"Silakan kerja keras untuk data-data yang menyangkut sumber potensi migas dan mineral. Lalu, agar data-data ini diinformasikan,diundangkan,dan didistribusikan pada pelaku industri," ujarnya di Jakarta hari ini, Selasa (11/6/2013).

Susilo mengatakan agar Badan Geologi memberikan data lengkap agar investor tertarik menanamkan modalnya. Selain itu, dia menyarankan agar kajian data tersebut tidak hanya di Indonesia Timur.

Data survei yang lengkap akan memberikan keleluasaan pada investor memilih akan menanamkan modalnya di sektor minyak atau gas. Dia mengatakan permasalah penerimaan penjualan data, dapat masuk ke penerimaan bukan pajak (PNBP).

Pemakaian akses dari data Badan Geologi ini tak hanya digunakan untuk pengusaha, tetapi juga untuk direktorat-direktorat yang ada Kementerian ESDM sendiri.

Untuk investor, Susilo menambahkan bahwa mereka yang akan berinvestasi harus memperhatikan teknologi dan kesungguhan untuk mengeksplorasi wilayah potensial. Selain itu, pemerintah mengundang pengusaha tambang  yang telah memiliki pengalaman dan bisa berpihak pada lingkungan.  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas geologi
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top