Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OPEC Pertahankan Kuota Produksi Minyak 30 Juta Barel/Hari

BISNIS.COM, WINA  - Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Jumat memutuskan untuk mempertahankan kuota produksi saat ini sebesar 30 juta barel per hari.Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh OPEC setelah pertemuan, pertumbuhan ekonomi
- Bisnis.com 01 Juni 2013  |  09:10 WIB

BISNIS.COM, WINA  - Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Jumat memutuskan untuk mempertahankan kuota produksi saat ini sebesar 30 juta barel per hari.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh OPEC setelah pertemuan, pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan meningkat dari 3,0% pada 2012 menjadi 3,2% pada 2013. Namun, hampir seluruhnya didorong oleh kawasan non-OECD (Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan).
"Secara umum, risiko penurunan ekonomi global, terutama di wilayah OECD, masih tak terkendali," demikian pernyataan yang dirilis Jumat atau Sabtu WIB (1/6/2013).
OPEC memperkirakan permintaan minyak dunia akan meningkat dari 88,9 juta barel per hari pada 2012 menjadi 89,7 juta barel per hari pada 2013, atau naik 800.000 barel.
Namun, pasokan non-OPEC diproyeksikan tumbuh 1,0 juta barel per hari, yang akan cukup untuk menutupi permintaan tambahan. Selain itu, tingkat persediaan OECD tetap cukup.
Oleh karena itu, meskipun secara musiman permintaan lebih tinggi, OPEC yakin pada semester kedua tahun ini bisa melihat "pelonggaran lebih lanjut" pada fundamental di pasar minyak.
Dengan melihat faktor-faktor tersebut, konferensi memutuskan bahwa negara-negara anggota diharapkan mematuhi pagu produksi yang ada 30,0 juta barel per hari.
Pada saat yang sama, OPEC juga sepakat bahwa negara-negara anggota akan, "jika diperlukan, mengambil langkah-langkah untuk memastikan keseimbangan pasar dan tingkat harga yang wajar bagi produsen dan konsumen." Saat ini, produksi minyak mentah OPEC mencapai 30,4 juta barel per hari, sekitar sepertiga dari konsumsi minyak global.
Menurut beberapa analis, dengan meningkatnya eksploitasi ladang minyak di Arctic oleh Kanada dan di laut dalam oleh Brazil, khususnya peningkatan produksi minyak serpih AS, impor minyak mentah akan berkurang.
Pengaruh minyak mentah OPEC di pasar dunia menurun. OPEC telah meningkatkan kekhawatirannya tentang penyesuaian produksi.
Pada masalah ini, Sekretaris Jenderal OPEC Abdalla Salem El-Badri mengatakan pada konferensi pers yang diadakan setelah pertemuan, bahwa OPEC telah melihat masalah ini dan telah mengumpulkan informasi yang relevan untuk penelitian. (Antara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

opec oecd harga minyak dunia kuota produksi minyak

Sumber : Antara/Xinhua

Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top