Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HARGA BBM: Inilah Angka Final yang Diajukan Pemerintah

BISNIS .COM, JAKARTA--Pemerintah besok akan mengajukan nota keuangan RAPBN-P 2013 untuk dibahas bersama DPR.Plt Menteri Keuangan/Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah sudah memiliki draf final nota keuangan RAPBN- Perubahan 2013 yang
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 13 Mei 2013  |  13:39 WIB

BISNIS .COM, JAKARTA--Pemerintah besok akan mengajukan nota keuangan RAPBN-P 2013 untuk dibahas bersama DPR.

Plt Menteri Keuangan/Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah sudah memiliki draf final nota keuangan RAPBN- Perubahan 2013 yang siap diajukan besok ke DPR.

“Semua persiapannya, termasuk draf rancangan undang-undangnya sudah saya paraf. Akan disampaikan besok,” katanya di Kantor Presiden, Senin (13/5/2013).

Hatta menjelaskan pokok perubahan dalam RAPBN-P 2013 adalah rencana paket kebijakan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM melalui penaikan harga BBM bersubsidi dan penyaluran dana kompensasi bagi masyarakat miskin.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengatakan dalam versi terakhir nota keuangan RAPBN-2013 kembali terjadi perubahan dalam harga BBM bersubsidi yang diajukan pemerintah.

Pemerintah menganggarkan penaikan harga Rp2.000 bagi BBM jenis premium dari Rp4.500 menjadi Rp6.500 dan penaikan harga Rp1.000 bagi BBM jenis solar dari Rp4.500 menjadi Rp5.500.

Dalam kajian minggu lalu pemerintah berencana mengkaji penaikan harga BBM bersubsidi Rp1.500 bagi solar dan premium.

Pemantapan asumsi [makroekonomi] RAPBN-P 2013, besok di rapat kabinet Selasa,” kata Armida.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM hatta rajasa harga BBM kenaikan bbm apbn perubahan apbnp 2013
Editor : Yoseph Pencawan - nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top