Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KOTA MAJA: Pengembangan Kawasan Terhambat Dana

BISNIS.COM, JAKARTA—Kelanjutan rencana pembangunan kawasan Maja (Banten) sebagai kota baru, belum bisa direalisasikan karena harus menunggu datangnya hibah dari luar negeri untuk membantu pembiayaan pengembangan kawasan.
Fatia Qanitat
Fatia Qanitat - Bisnis.com 24 April 2013  |  19:43 WIB
KOTA MAJA: Pengembangan Kawasan Terhambat Dana
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Kelanjutan rencana pembangunan kawasan Maja (Banten) sebagai kota baru, belum bisa direalisasikan karena harus menunggu datangnya hibah dari luar negeri untuk membantu pembiayaan pengembangan kawasan.

“Menunggu hibah, bantuan luar negeri. Saya dengar sudah ada Jepang yang tertarik. Hibah itu untuk biaya perencanaan termasuk pelaksanaan,” tutur Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz usai Pelantikan Empat Pejabat Eselon I hari ini,  Rabu (24/4/2013).

Seperti diketahui, rencana pengembangan kota baru Maja ini sudah mengemuka sejak 2007 lalu. Kondisi terakhir, Menpera mengaku telah menyerahkan surat kepada Badan Pertanahan Nasional sejak 6 bulan lalu untuk meminta penegasan status kawasan.

“Kami meminta kawasan tersebut dapat dinyatakan sebagai kawasan tanah terlantar. Dengan begitu, tanah di kawasan tersebut bisa kembali ke tangan negara,” ujar Djan.

Lebih lanjut, dengan status sebagai tanah terlantar, pemerintah dapat lebih mudah melakukan pengembangan kawasan yang sudah termasuk sebagai tanah negara, bukan tanah swasta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenpera kota baru maja
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top