Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LAYANAN KRL: Kini Beroperasi 22 Jam per Hari, Tarif Progresif Diterapkan Juni

BISNIS.COM, JAKARTA-Pengoperasian KRL setiap hari sekitar 22 jam yang merupakan upaya yang besar untuk melayani animo masyarakat Jabodetabek dalam menggunakan KRL dengan lebih nyaman dan sesuai kebutuhan.
Lahyanto Nadie
Lahyanto Nadie - Bisnis.com 02 April 2013  |  20:44 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-Pengoperasian KRL setiap hari sekitar 22 jam yang merupakan upaya yang besar untuk melayani animo masyarakat Jabodetabek dalam menggunakan KRL dengan lebih nyaman dan sesuai kebutuhan.

Direktur Utama PT Kereta Api Ignasius Jonan mengatakan bahwa makin bertambahnya armada yang dijalankan, ia berharap bahwa ketertiban masyarakat juga makin membaik untuk menjaga keamanan dan keselamatan bersama. "Kami akan meningkatkan pelayanan dan pengamanan penumpang dengan maksimal juga," katanya kepada Bisnis hari ini, Selasa (2/4/2013).

Dia menjelaskan bahwa mulai kemarin KRL pertama berangkat dari Bogor pukul 04.00, dari Bekasi pukul 05.27 dan dari Tangerang pukul 5.30, serta dari Maja via Serpong pukul 05.40.

KRL terakhir berangkat dari Stasiun Jakarta Kota pukul 00.25 menuju Bogor dan tiba di Stasiun Bogor pukul 01.46. Sedangkan KRL terakhir dari Tanah Abang pukul 23.30 menuju Serpong dan akan tiba di Serpong pukul 00.05.

"Kami akan meningkatkan pelayanan dan pengamanan penumpang dengan maksimal juga,"

Selain itu, kata arek Suroboyo itu, KRL menuju Bekasi terakhir pukul 22.25 dan akan tiba di Stasiun Bekasi pukul 23.09. Untuk lintas Tangerang, KRL terakhir menuju Tangerang dari Duri pukul 21.35 dan akan tiba di Stasiun Tangerang 22.05.

Pelayanan bagi penumpang juga ditingkatkan dengan penerapan tarif progresif per stasiun mulai Rp3.000 untuk KRL Jabodetabek alias Commuter Line. Sistem tiket elektronik (e-ticketing) diberlakukan mulai Juni 2013.

Nantinya setiap penumpang membeli tiket seperti biasa di loket dan menyebutkan stasiun tujuan. Setelah itu petugas menginput stasiun asal dan tujuan dalam kartu tiket elektronik. Setiap tiga stasiun berikutnya akan dikenakan tarif Rp1.000.

Misalnya seorang penumpang naik KRL dari stasiun Universitas Indonesia dengan tujuan stasiun Manggarai, maka dia akan membayar sebesar Rp3.000 untuk sampai stasiun Tanjung Barat setelah melalui Universitas Pancasila. Selanjutnya untuk stasiun Pasarminggu, Pasarminggu Baru dan Kalibata, dikenakan lagi Rp1.000 dan untuk stasiun Cawang, Tebet dan Manggarai harus membayar lagi Rp.1000 sehingga sang penumpang tadi membayar Rp5.000. (LN)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api tarif krl ignasiun jonan
Editor : Others

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top