Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejumlah pasal KEBIJAKAN ENERGI diubah

JAKARTA: Dalam sidang anggota ke-8 Dewan Energi Nasional (DEN) hari ini, Senin 28 Mei 2012, ada beberapa pasal yang disepakati dari Rancangan Kebijakan Energi Nasional (KEN).Salah satunya adalah pasal 10 F yang mengalami perubahan dan dipecah menjadi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Mei 2012  |  14:39 WIB

JAKARTA: Dalam sidang anggota ke-8 Dewan Energi Nasional (DEN) hari ini, Senin 28 Mei 2012, ada beberapa pasal yang disepakati dari Rancangan Kebijakan Energi Nasional (KEN).Salah satunya adalah pasal 10 F yang mengalami perubahan dan dipecah menjadi pasal baru. Pertemuan ini merupakan tindaklanjut hasil sidang paripurna ke 1 Dewan Energi Nasional (DEN) pada 7 Maret 2012,Menteri Riset dan Teknologi Muhammad Hatta mengatakan bahwa ada perubahan dalam pasal 10 F dalam Rancangan KEN. Pada awalnya, pasal 10 F berisi DEN memastikan tidak adanya tumpang tindih peruntukkan lahan dan daya dukung lingkungan untuk menjamin ketersediaan sumber energi air dan panas bumi."Tapi sekarang jadi memastikan terjaminnya ketersediaan sumber energi air dan panas bumi," katanya  usai Sidang Anggota ke-8 DEN, Senin 28 Mei 2012.Adapun poin memastikan tidak adanya tumpang tindih peruntukan lahan dimasukkan dalam pasal baru, yakni 10 G.Menurut Hatta, dalam hal terjadi tumpang tindih pemanfaatan lahan dalam penyediaan energi, maka yang didahulukan adalah yang memiliki nilai keekonomian dan/atau nilai strategis lebih tinggi bagi perekonomian nasional. (ra)

 

 

SITE MAP:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Riendy Astria

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top