Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRODUKSI MINYAK: Janji Pertamina ditagih

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 Mei 2012  |  19:32 WIB

 

 

SURABAYA: Sejumlah kalangan di Jawa Timur mendesak agar PT Pertamina khususnya PT Pertamina Hulu Energi dapat menepati janjinya untuk bisa meningkatkan produsi minyak buminya pada blok migas West Madura Offshore, dari saat ini sekitar 13.000 barrel of day (BOD) menjadi30.000 BOD pada akhir 2012.

 

Sekretaris Fraksi Persatuan Pembangunan Reformasi DPRD Jatim yang juga anggota Komisi D DPRD Jatim, Nizar Zahro menyatakan pihaknya sangat menunggu realisasi janji Pertamina khususnya anak perusahaanya yang ditugasi khusus untuk mengelola blok migas WMO untuk memacu produksi migasnya.”Komitmen yang sering didengung-dengungkan Pertamina khususnya PHE [Pertamina Hulu Energi] sebagai operator blok migas WMO [West Madura Offshore] akan menjadikan produksi minyak bumi blok itu menjadi 30.000 BOD [barrel of day/barel per hari (BPH)], padahal perkembangannya saat ini masih relatif stagnan,” kata Nizar kepada Bisnis, hari ini, Minggu, 13 Mei 2012. 

Stagnan, kata Nizar, karena faktanya sejak pertama diambil alih dari kontraktor lama Kodeco Energy, produksi blok migas WMO masih tidak beranjak pada kisaran 12.000-13.000 BOD.”Artinya fakta itu yang terjadi saat ini, produksi minyak masih dibawah 15.500 BOD sejak Pertamina ambil alih tahun lalu [2011]. Lha kalau targetnya akhir tahun ini 30.000 BOD, apa bisa direalisasikan. Padahal bila target 30.000 BOD tercapai, maka wilayah Madura khususnya Bangkalan akan memperoleh bagi hasil migas yang besar,” ujar politisi dari daerah pemilihan Madura itu. 

Anggota Komisi Pembangunan DPRD Kabupaten Bangkalan, Imron Rosydi mengatakan Pemkab Bangkalan maupun masyarakat Bangkalan sangat menunggu agar percepatan produksi migas blok WMO dapat segera meningkat pesat sesuai target yang dipatok.

 

”Pertamina mesti bisa mewujudkan janji-janjinya terkait target produksi blok WMO. Ini menjadi penting bagi Bangkalan, agar segera merasakan proses bagi hasil migas secara adil sehingga kesejahteraan warga bisa terwujud,” kata Imron kepada Bisnis, hari ini, Minggu,13 Mei 2012.(msb)

 

 

+ JANGAN LEWATKAN:

>>> 10 ARTIKEL PILIHAN REDAKSI HARI INI

>>> 5 KANAL TERPOPULER BISNIS.COM

>>> 10 ARTIKEL MOST VIEWED BISNIS.COM

>>BACA JUGA

Gara-gara JPMorgan, ORANG TERKAYA DI DUNIA merugi US$4,2 miliar

KRONOLOGI JATUHNYA SUKHOI versi Kementerian Perhubungan

KINERJA KUARTAL I/2012: Laba bersih Bakrie Plantations anjlok 64%


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Yuristiarso Hidayat

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top