Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terminal 2E dan 2F didedikasikan ke Garuda

JAKARTA: PT Angkasa Pura II menetapkan Terminal 2E dan 2F Bandara Soekarno-Hatta khusus didedikasikan kepada maskapai Garuda Indonesia. Kebijakan berlaku sejak Senin (28/11).Penetapan tersebut dikukuhkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani kedua
nonaktive - Arif Gunawan Sulistyono
nonaktive - Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 28 November 2011  |  16:37 WIB

JAKARTA: PT Angkasa Pura II menetapkan Terminal 2E dan 2F Bandara Soekarno-Hatta khusus didedikasikan kepada maskapai Garuda Indonesia. Kebijakan berlaku sejak Senin (28/11).Penetapan tersebut dikukuhkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak pada Senin, 28 November 2011 di Bali oleh Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II Tri S. Sunoko dan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar.Tri Sunoko menjelaskan kebijakan untuk menjadikan Terminal 2E dan 2F sebagai Dedicated Terminal Garuda Indonesia tersebut sebagai salah satu bentuk sinergi antar-sesama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam koridor peningkatan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa angkutan udara nasional."Nota kesepahaman yang berlaku sejak ditandatangani ini akan menjadi dasar bagi kedua pihak dalam melaksanakan kerja sama yang saling menguntungkan untuk memanfaatkan kekuatan potensi masing-masing, serta membangun kemitraan strategis dalam melakukan implementasi peningkatan pelayanan dan penataan Terminal 2E dan 2F Bandara Soekarno-Hatta," kata Tri dalam siaran persnya yang diterima Bisnis, Senin siang.Di sisi lain, lanjutnya, kebijakan ini juga sebagai salah satu bentuk dukungan konkret yang diberikan Angkasa Pura II terhadap Garuda, baik sebagai ‘flag carrier’ yang tengah gencar melakukan ekspansi bisnis maupun peningkatan pelayanan bagi pengguna jasanya, maupun sebagai anggota dari aliansi penerbangan global ”Sky Team”  dalam rangka menyambut implementasi kebijakan Open Sky pada 2015.”Sebagai anggota Sky Team, Garuda diberi syarat harus punya dedicated terminal. Nah, kita harus mendukung itu, karena efek domino dari kerjasama yang saling menguntungkan ini adalah, kalau Garuda baik maka AP II secara otomatis akan terbawa baik juga,” ungkapnya.Tri menambahkan kesepahaman yang dituangkan dalam nota kesepahaman ini bersifat non-eksklusif, sehingga masing-masing pihak dapat melakukan kesepahaman atau kerjasama sejenis dengan pihak lain. Jangka waktu MoU ini selama satu tahun terhitung sejak ditandatangani."Kontrak kerjasama yang akan menjadi tindak lanjut dari MoU ini akan dibuat menyusul agar pengimplementasiannya bisa segera dilakukan,” tuturnya.Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengungkapkan pihaknya menyambut baik sinergi positif ini. ”Kerjasama ini sangat membantu Garuda dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa transportasi udara, khususnya kepada pelanggan Garuda. Di sisi lain, kerjasama ini juga kian memudahkan langkah Garuda untuk bergabung dalam aliansi global Sky Team,” ujarnya.Bagi Garuda Indonesia, lanjutnya, melalui kerjasama ini maka pengembangan serta penataan terminal 2E dan 2F sebagai terminal dedicated Garuda Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng serta bandara lainnya dapat segera dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Garuda Indonesia menjadi anggota aliansi penerbangan global.Pada saat yang sama, Garuda Indonesia juga menandatangani MoU sejenis dengan PT Angkasa Pura I khususnya untuk Bandara Ngurah Rai, Denpasar.Direktur Utama PT Angkasa Pura I Tommy Soetomo mengatakan bahwa pihaknya selalu berkomitmen untuk meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa penerbangangan, dan salah satu realisasi dari komitmen tersebut adalah dengan menjalin kerjasama dengan Garuda Indonesia.”Kami berharap melalui kerjasama ini maka para pengguna jasa bandara, khususnya pengguna jasa Garuda Indonesia akan semakin nyaman terbang melalui bandara–bandara di bawah pengawasan AP I," tambah Tommy.VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan penandatangangan MoU ini nantinya akan meliputi kerjasama pemanfaatan potensi yang dimiliki oleh masing-masing institusi untuk membangun kemitraan strategis dalam meningkatkan fasilitas dan layanan bandara di Indonesia khususnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Ngurah Rai.Kerjasama peningkatan layanan dan peningkatan fasilitas tersebut diantaranya penataan terminal penumpang, informasi penerbangan, area keberangkatan, area kedatangan, imigrasi, area transit, penanganan bagasi, sistem keamanan, kebersihan bandara, serta aksesabilitas bandara. Khususnya bandara Internasional Soekarno Hatta, Garuda Indonesia dan AP II bekerjasama juga dalam bidang airport management hotel.Pujobroto menambahkan  kerja sam peningkatan fasilitas pelayanan dan pengembangan bandara ini merupakan kelanjutan dari  kerja sama yang dilakukan oleh Garuda Indonesia dengan AP I dan AP II pada 2010. Dalam jangka panjang, kerjasama ini akan diperluas dengan meliputi keseluruhan bandara yang ada di Indonesia yang disinggahi oleh penerbangan Garuda Indonesia. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top