SBY: Kebijakan desentralisasi fiskal harus adil

JAKARTA: Pemerintah akan melakukan pengaturan yang lebih tepat dan adil atas sistem kebijakan perimbangan desentraliasi fiskal, agar semua sasaran pembangunan dapat dicapai.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan sesungguhnya desentralisasi fiskal
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 Juli 2011  |  08:49 WIB

JAKARTA: Pemerintah akan melakukan pengaturan yang lebih tepat dan adil atas sistem kebijakan perimbangan desentraliasi fiskal, agar semua sasaran pembangunan dapat dicapai.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan sesungguhnya desentralisasi fiskal di dalam negeri terus bergerak maju, namun perlu dilakukan pengaturan sehingga menjadi lebih tepat dan adil.Desentralisasi fiskal terus bergerak maju. Namun, kita berpendapat perlu dilakukan pengaturan yang lebih tepat dan adil. Dengan demikian semua sasaran pembangunan dapat dicapai, kata Presiden Yudhoyono dalam jumpa pers seusai pemerintah melakukan pertemuan konsultasi dengan pimpinan Dewan Perwakilan Daerah, hari ini.Yudhoyono mengatakan rakyat menjadi prioritas untuk mendapatkan alokasi sumber daya yang lebih besar, sehingga kesejahteraan masyarakat terus meningkat.Demikian juga masalah alokasi dan distribusi yang lebih tepat antara provinsi daratan dengan provinsi kepulauan dan khusus serta daerah akan menjadi pertimbangan utama dalam menyusun kebijakan fiskal, APBN, APBD, termasuk perangkat desentralisasi fiskal.Sementara itu, lanjutnya, DPD dan pemerintah bersepakat perlu terus dilakukan upaya untuk mengefektifkan manajemen pemerintahan dan pembangunan termasuk di daerah.RUU Pemerintahan Daerah, Pemilihan Kepala Daerah, dan Desa yang sedang disusun diharapkan bisa menjawab dan menjadi solusi dari berbagai masalah yang ditemui dalam manajemen pemerintahan dan pembangunan.Aspek lain kebijakan pembentukan daerah otonomi, lihat perspektif luas sesuai kepentingan dan urgensi, patut dipertimbangkan perlu tidak pembentukan daerah otonomi baru, kata Presiden.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top