Investor China tanamkan modal pada kawasan transmigrasi

JAKARTA: Investor China menanamkan modal dalam pembangunan bidang perkebunan pada kawasan transmigrasi di Indonesia.
M. Faisal
M. Faisal - Bisnis.com 28 Mei 2011  |  10:15 WIB

JAKARTA: Investor China menanamkan modal dalam pembangunan bidang perkebunan pada kawasan transmigrasi di Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman kerja sama investasi itu akan dilaksanakan di Guangzhou China pada hari ini dilakukan oleh Dirut PT Guandong Agribusiness Lei Yong Juan dan Dirut PT Pulau Sumbawa Agro Soedomo Margonoto dan disaksikan Menarkertrans Muhaimin Iskandar.Muhaimin mengatakan pemerintah menyambut baik adanya kerja sama bidang transmigrasi, apalagi kerja sama ini melibatkan perusahaan China dan Indonesia yang memiliki reputasi baik."Setiap tahun minat investor untuk menanamkan modal di kawasan transmigrasi terus meningkat, tidak hanya dilakukan oleh investor dalam negeri, tetapi juga semakin diminati investor asing, katanya sebelum berangkat ke China, hari ini.Kerja sama dan investasi bersama China dan Indonesia di kawasan transmigrasi ini sangat prospektif, bahkan diperkirakan melibatkan sekitar 28.300 orang tenaga kerja.Oleh karena itu, lanjut Muhaimin, pemerintah akan memberikan dukungan penuh, terutama masalah perizinan dan membangun infrastruktur dasar.Dia menjelaskan Kemenakertrans memberikan Izin Pelaksanaan Transmigrasi (IPT) kepada perusahaan joint venture ini untuk mengembangkan tanaman sisal di kawasan transmigrasi.Pada tahap awal akan dibangun perkebunan tanaman Sisal di Kabupaten Sumbawa seluas 4.050 hektare beserta industri pengolahan yang akan menghasilkan karpet dan bahan baku obat-obatan," ungkapnya. (spr)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top