Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Serba-serbi World Water Forum Ke-10 2024, dari Ketahanan Air hingga Nasib Investasi Tesla

pada hari pertama KTT World Water Forum Ke-10 di Bali, Senin (20/5/2024), Presiden Jokowi mengungkapkan komitmen RI dalam menjaga ketahanan air global.
Akbar Evandio,Alifian Asmaaysi,Jessica Gabriela Soehandoko
Selasa, 21 Mei 2024 | 10:30
Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Forum Air Sedunia ke-10 di Bali International Convention Center(BICC) Nusa Dua Bali, Senin (20/05/2024) - Humas Setkab/Rahmat
Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Forum Air Sedunia ke-10 di Bali International Convention Center(BICC) Nusa Dua Bali, Senin (20/05/2024) - Humas Setkab/Rahmat

Bisnis.com, JAKARTA – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum Ke-10 dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali International Convention Center (BICC) pada Senin (20/5/2024). Dalam gelaran ini, Indonesia berpacu menyatukan komitmen global untuk mewujudkan ketahanan air berkelanjutan.

Pada pidatonya, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin dunia untuk bekerja sama secara berkelanjutan dalam memperkuat komitmen mengatasi persoalan air global.

Sejumlah kepala negara dan pimpinan delegasi turut hadir dalam KTT WWF ke-10, di antaranya Utusan Khusus Belanda Meike van Ginneken, Presiden World Water Council Loic Fauchon, Presiden Majelis Umum PBB Dennis Francis, Wakil PM Malaysia Dato Sri Haji Fadillah bin Haji Yusof, Utusan Khusus Persatuan Emirat Arab Suhail Mohamed Al Mazroui, dan Wakil PM Papua Nugini John Rosso.

Selain itu, turut hadir Utusan Khusus Prancis Barbara Pompili, Utusan Khusus yang juga Presiden Hungaria 2012-2022 János Áder, PM Tajikistan Qohir Rasulzoda, Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe, dan Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere.

Dalam acara tersebut juga hadir CEO SpaceX Elon Musk yang turut menyampaikan sambutan.

Dalam sambutan pembukaannya, Jokowi menekankan Indonesia mengangkat empat inisiatif baru untuk dibawa ke KTT WWF Ke-10

“Kami mengangkat penetapan World Lake Day, yang kedua pendirian center of excellence di Asia Pasifik," kata Jokowi.

Adapun, inisiatif ketiga yang disampaikan Jokowi adalah tata kelola air berkelanjutan di negara pulau kecil, dan yang keempat penggalangan proyek-proyek air.

Soroti Konsumsi Air

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyoroti ancaman terhadap cadangan air akibat persaingan yang tak perlu, konsumsi yang tidak masuk akal, dan polusi.

 “Dan seperti yang diingatkan oleh tema tahun ini, air adalah kunci kesejahteraan kita bersama. Namun, air kini terancam,” ungkap Guterres dalam video pembuka yang ditayangkan World Water Forum ke-10, Senin (20/5).

Ia menilai bahwa air merupakan sumber kehidupan yang menjadi penting bagi kesehatan masyarakat, ekosistem, dan keanekaragaman hayati. Tak hanya itu, perubahan iklim juga mendorong suhu air ke titik tertinggi baru yang dinilai mematikan.

“Gletser mencair, air laut naik, dan aliran sungai menyusut. Dan masyarakat akan menanggung akibat dari kekeringan, kerusakan tanaman, kekurangan gizi, penyakit dan bencana,” terangnya.

Investasi Air Global

Dalam implementasi agenda aksi nyata pejuang air tentunya dibutuhkan investasi. Oleh karena itu, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menekankan pentingnya investasi di bidang air.

78th President of General The UN General Assembly, Dennis Francis menekankan bahwa investasi di sektor air merupakan investasi yang mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Francis juga menilai keberadaan investasi dalam kerja sama global bakal mendukung stabilitas pasokan air bersih dalam jangka panjang.

"Inisiatif kerja sama air sangatlah penting untuk menciptakan dunia yang sejahtera," ujar Francis.

Dia pun mendorong para delegasi yang berpartisipasi dalam World Water Forum ke-10 dapat memanfaatkan kesempatan membangun koneksi dan menggalang aksi kolektif untuk ketersediaan air yang berkelanjutan.

Menurutnya, hasil dari World Water Forum ke-10 ini, bakal dibawa untuk pembahasan selanjutnya dalam konferensi PBB tentang air pada 2026.

"Saya menantikan hasil forum ini, dan tetap yakin akan kontribusinya yang signifikan terhadap agenda air di PBB," ucap Francis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Halaman
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper