Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Prabowo-Gibran Unggul Quick Count, Proyek IKN Jokowi Dilanjutkan?

Prabowo-Gibran unggul di sejumlah versi quick count, bagaimana dengan kelanjutan proyek IKN dari masa pemerintahan Presiden Jokowi.
Suasana pembangunan Sumbu Kebangsaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). Presiden Joko Widodo menyebut progres pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 40 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Suasana pembangunan Sumbu Kebangsaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (22/9/2023). Presiden Joko Widodo menyebut progres pembangunan IKN sudah mencapai sekitar 40 persen. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres/Cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul di sejumlah versi hitung cepat (quick count). Bagaimana dengan kelanjutan proyek IKN dari masa pemerintahan Presiden Jokowi?

Mengacu pada hasil quick count oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI), hingga pukul 11.12 WIB Prabowo - Gibran unggul dengan mengantongi 57,46% suara dari total data masuk sebesar 97,90%.

Sementara itu, Paslon nomor urut 1 Anies - Muhaimin memperoleh sebanyak 25,30% suara dan Ganjar - Mahfud sebesar 17,23%.

Mengacu pada visi-misi yang diusung oleh Prabowo - Gibran, apabila keduanya resmi terpilih kelak mereka berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menilik dokumen visi misi Prabowo - Gibran, janji keduanya dalam melanjutkan pembangunan IKN itu dilakukan guna menciptakan pusat pertumbuhan baru di luar Pulau Jawa.

Dalam beberapa kesempatan, Cawapres Gibran Rakabuming Raka juga sempat juga sempat membeberkan bahwa pembangunan IKN menjadi tonggak penting dalam mendorong pemerataan yang tidak lagi jawa sentris.

Bahkan, dalam momentum debat Cawapres pada 22 Desember 2023, Gibran pede pembangunan IKN dapat lebih masif usai gelaran kontestasi politik rampung.

"Sudah banyak yang masuk [IKN], Mayapada, Agung Sedayu dan nanti akan tambah lagi mungkin setelah pilpres karena mereka [investor] kan pasti akan wait and see melihat stabilitas politik di Indonesia," jelas Gibran dikutip Kamis (15/2/2024).

Pada dasarnya, keberlanjutan pembangunan IKN telah diatur dalam Undang-Undang No. 3/2022 tentang IKN yang mengatakan bahwa kegiatan Persiapan, pembangunan, dan pemindahan Ibu Kota Nusantara ditetapkan sebagai program prioritas nasional paling singkat 10 (sepuluh) tahun dalam rencana kerja pemerintah sejak berlakunya Undang-Undang.

Artinya, pembangunan IKN dipastikan akan tetap dilanjutkan selama dua kali kepemimpinan Presiden ke depan, atau setidaknya hingga tahun 2033.

Sejalan dengan hal itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, berharap siapapun pemimpin RI terpilih nanti dapat melanjutkan pembangunan yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Harapannya pastinya [pemimpin baru] bisa lebih baik dari yang sekarang, kan semua harus begitu. Minimal kan bisa melanjutkan apa yang bisa dicapai sekarang," jelasnya saat ditemui, Rabu (14/2/2024).

Sebagai informasi, hingga saat ini progres pembangunan IKN tahap satu secara keseluruhan dilaporkan telah mencapai 71,47%. Di mana, progres Istana Presiden dan Lapangan Upacara yang rencananya akan digunakan untuk perhelatan Upacara HUT ke-79 RI pada 17 Agustus 2024 telah mencapai 54,07%.

Di samping itu, pembangunan IKN tahap 1 juga mencakup konstruksi Sumbu Kebangsaan Fase 1 yang saat ini progresnya telah mencapai 96,41%.

Progres infrastruktur jalan di IKN juga dilaporkan berjalan sesuai target rencana. Proses konstruksi Jalan Tol IKN tahap 1 telah dilakukan pada 3 seksi utama, di antaranya yakni Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 km dengan progres 48%.

Kemudian, Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 km telah mencapai 57%, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 km dengan progres 67%. Ketiga seksi ini ditargetkan rampung dan fungsional pada Juli 2024.

Sementara itu, untuk seksi 6A Riko-Rencana Outer Ring Road IKN dan Seksi 6B Rencana Outer Ring Road-Simpang 3 ITCI saat ini juga sudah dimulai pengadaan tanah dan konstruksinya dengan progres 4,8% pada Seksi 6A dan 17,5% pada Seksi 6B.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Alifian Asmaaysi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper