Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kepala Otorita Ungkap Progres Rencana Investasi Aguan-Sukanto Cs di IKN

Sejumlah investor pelopor di IKN, termasuk duo crazy rich RI, Aguan dan Sukanto Tanoto masih melakukan negosiasi terkait rencana investasi di IKN
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (tengah) dan pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma (Aguan) dalam kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (11/8/2023). ANTARA/HO-Kementerian Investasi/BKPM
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (tengah) dan pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma (Aguan) dalam kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat (11/8/2023). ANTARA/HO-Kementerian Investasi/BKPM

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono mengungkapkan bahwa duo crazy rich RI, yakni Sugianto Kusuma atau Aguan dan Sukanto Tanoto saat ini tengah melakukan  pendalaman rencana investasi yang akan dilakukan di IKN.

Bambang menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan mengenai bentuk proyek hingga rencana investasi yang akan dikucurkan oleh kedua investor tersebut.

"Masih dibahas, [bentuk investasinya ] macam-macam. Jadi konsorsium itu tidak cuma satu dan banyak yang berminat, semuanya masih dalam proses," jelasnya saat ditemui komplek DPR/MPR Jakarta, Senin (21/8/2023).

Di samping itu, Bambang juga mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama sejumlah investor pelopor di IKN tersebut masih melakukan penyesuaian alokasi lahan.

"Misalnya, mereka minta 300 hektare, kita punya cuma 150 jadi [kita masih nego] mau atau tidak? Ataupun 300 hektare mereka maunya dekat daerah hijau, atau minta depannya ada telaga, itu dapat atau tidak?" ujarnya.

Sementara ini, Otorita melaporkan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian hitam di atas putih atas segala bentuk minat investasi yang dilakukan oleh sejumlah investor tersebut.

Adapun, hingga Agustus 2023, Otorita tengah memproses sebanyak 40 surat minat (letter of interest/LoI). Di mana, dari 40 LoI yang diproses tersebut terdapat sejumlah minat investasi yang diajukan oleh pihak konsorsium penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa konsorsium investasi swasta milik crazy rich RI akan mulai melakukan groundbreaking pada September 2023 mendatang. 

Seiring dengan hal itu, Bahlil belum laam ini memboyong sejumlah calon investor lokal untuk melakukan peninjauan ke IKN pada Jumat (11/8/2023) lalu, di mana Bos Agung Sedayu Group tersebut dikabarkan memimpin konsorsium penanaman modal dalam negeri di IKN Nusantara.

Terbaru, sosok crazy rich Sukanto Tanoto juga diketahui menjadi salah satu investor dalam megaproyek IKN.

"Ada Agung Sedayu, Sukanto Tanoto juga termasuk. Banyaklah, banyak,” ujar Bahlil dalam pertemuan AEM - 26th Asean Investment Area (AIA) Council.

Adapun, total nilai investasi dari konsorsium PMDN di IKN tersebut diperkirakan mencapai Rp30 triliun hingga Rp40 triliun.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper