Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lintas Jawa Pantai Utara dan Selatan Siap Dilalui untuk Libur Nataru

Kementerian PUPR memastikan Lintas Jawa khususnya Pantai Utara dan Selatan siap dilalui untuk libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 02 Desember 2022  |  08:01 WIB
Lintas Jawa Pantai Utara dan Selatan Siap Dilalui untuk Libur Nataru
Ilustrasi - Jalur arteri pantai utara (pantura) terlihat masih lengang pada Jumat (31/5/2019) sore sekitar pukul 16.00 WIB. - Bisnis/Tim Jelajah Lebaran Jawa/Bali 2019
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan kesiapan infrastruktur di Lintas Jawa khususnya Pantai Utara dan Pantai Selatan siap untuk mengantisipasi peningkatan arus lalu lintas saat periode libur Natal dan Tahun Baru.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan nasional di provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadapi arus kendaraan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.

Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I, Akhmad Cahyadi menjelaskan untuk di Pulau Jawa terdapat tiga lintas utama yaitu Lintas Pantai Utara (Pantura) sepanjang 1.430 km, lalu jalan Tol Trans Jawa sepanjang 1.403 Km dan Lintas Pantai Selatan (Pansela) yang telah terbangun dari Banten – Jawa Barat – Jateng - DIY dan Jawa Timur dengan panjang 1.167 km.

“Ketiga lintas itu kita siapkan sebaik mungkin untuk menghadapi arus mudik Natal dan Tahun Baru ini,” ujarnya seperti dikutip dalam keterangan resminya, Kamis (1/12/2022).

Cahyadi menjelaskan pihaknya tidak hanya mempersiapkan tiga lintas utama di Jawa, tetapi juga jalan akses penghubung ketiga lintas utama tersebut. Seperti misalnya dari Pantura ke Selatan itu ada dari Pejagan, Perupuk, Purwokerto. Kemudian yang di Timur ada dari Rembang, Blora, Cepu, Ngawi.

Lebih lanjut, Cahyadi menerangkan, ada beberapa kegiatan yang masih berlangsung sampai Nataru nanti, salah satunya adalah kegiatan penggantian jembatan Callender Hamilton (CH). Ada 38 unit jembatan di Jawa, yang sedang dalam proses pelaksanaan konstruksi.

“Memang ada beberapa yang mengganggu dan mengurangi kapasitas jalan kita sehingga menimbulkan antrean yang cukup panjang di antaranya di Jawa Tengah ini ada Jembatan CH Juana. Namun nanti pada saat arus Nataru akan kita siapkan jalur pengganti nya,” sebut Cahyadi.

Jalur Pansela bisa menjadi alternatif apabila jalur-jalur lainnya dalam kondisi yang cukup padat. Tetapi Cahyadi menyarankan untuk melintas di waktu siang hari karena penerangannya cukup, tetapi untuk malam hari, Dia menilai pengendara tetap melintas melalui jalur Pantura maupun jalan tol.

“Rata-rata kemantapan jalan nasional kita adalah 92p ersen. Memang masih ada beberapa ruas yang belum mantap di lintas selatan seperti Jladri, kemudian di Purwekerto ada beberapa km yang masih perlu kita tingkatkan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kementerian PUPR Natal dan Tahun Baru jawa
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top