Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dukung Dekarbonisasi, Kerajaan Inggris Beri Hibah Rp136,39 Miliar ke Indonesia

Hibah itu tertuang dalam kesepakatan antara kedua negara lewat program Mentari Efisiensi Energi.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 28 November 2022  |  12:40 WIB
Dukung Dekarbonisasi, Kerajaan Inggris Beri Hibah Rp136,39 Miliar ke Indonesia
Pembangkit listrik tenaga angin di tepi pantai di Jepang. - Bloomberg/Noriko Hayashi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kerajaan Inggris (UK) menghibahkan dana mencapai 7,2 juta poundsterling atau sekitar Rp136,39 miliar, asumsi kurs Rp18.943, untuk mendukung upaya efisiensi energi di Indonesia.

Hibah itu tertuang dalam kesepakatan antara kedua negara lewat program Mentari Efisiensi Energi yang disahkan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan kerja sama itu bakal mengakselerasi upaya transisi energi di dalam negeri. Khususnya, kata Dadan, terkait dengan upaya efisiensi pada bangunan pemerintah di pusat dan daerah.

“Akan mendorong peningkatan efisiensi penggunaan energi misalnya lewat audit penyelenggaraan bangunan, pemantauan energi di bangunan,” kata Dadan saat ditemui selepas acara peluncuran Menteri Efisiensi Energi di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Dadan mengatakan program itu bakal efektif untuk tiga tahun mendatang. Dia mengusulkan hibah yang relatif besar itu dapat dialokasikan untuk pengadaan pemantauan energi dan audit pada bangunan pemerintah di pusat dan daerah.

“7,2 juta poundsterling itu kan besar itu nanti bisa dikembangkan, saya usulkan untuk monitoring penggunaan energi di gedung pemerintah,” kata dia.

Di sisi lain, Owen menilai positif komitmen pemerintah terkait dengan upaya percepatan transisi energi setelah sukses menyelenggarakan KTT G20 di Bali, pertengahan November 2022 lalu.

Komitmen itu, kata Owen tercermin dari keberhasilan pemerintah Indonesia mengamankan pendanaan global lewat Just Energy Transition Partnership atau JETP.

“Saya harap program yang kita luncurkan hari ini dapat menjadi kemitraan lain antara Kerajaan Inggris dengan Indonesia untuk menjalankan inisiatif rendah emisi yang sudah berjalan sejak 2019 lalu,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Transisi energi energi terbarukan energi
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top