Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Optimistis 2023, ISPI Group Bakal Luncurkan Proyek Hunian Baru

ISPI akan meluncur proyek residensial baru bernama Sva Casa di Sawangan, Depok yang akan menyasar segmen menengah atas dengan harga mulai Rp950 jutaan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 24 November 2022  |  12:24 WIB
Optimistis 2023, ISPI Group Bakal Luncurkan Proyek Hunian Baru
Proyek hunian ISPI Group. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembang properti ISPI Grup akan ekspansi menambah proyek hunian baru pada tahun depan meski terdapat ancaman inflasi tinggi dan resesi global.

Komisaris Utama ISPI Group Preadi Ekarto mengatakan untuk di Mutiara Gading City Bekasi akan diluncurkan klaster baru, Monaco dan New Okwood pada awal 2023. Bahkan, kedua klaster baru tersebut sudah terjual sekitar 25 persen sebelum penjualan resmi.

Di akhir tahun ini, ISPI akan meluncur proyek residensial baru bernama Sva Casa di Sawangan, Depok. Proyek hunian baru ini akan menyasar segmen menengah atas dengan harga mulai Rp950 jutaan.

Adapun rencananya, pada tahap pertama akan menawarkan sebanyak 210 unit dengan target marketing sales mencapai Rp300 miliar.

“Saat ini kami lagi mematangkan desain rumahnya, dan Desember nanti diharapkan sudah dilaunching,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (24/11/2022). 

Dia optimistis klaster dan proyek baru tersebut dapat terserap pasar. Hal ini mengingat sektor properti saat ini sedang dalam keadaan baik, dan kondisi tersebut akan terus berlanjut di 2023.

Adapun pasar hunian yang saat ini diminati berada di segmen hunian menengah seharga Rp300 juta sampai Rp1 miliar.

“Untuk pasar hunian kelas menengah tahun depan tetap akan diminati karena dua tahun terakhir pasar residensial tertahan akibat pandemi,” ucapnya. 

Menurut Preadi, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada September lalu yang dikhawatirkan memacu inflasi tinggi dan menekan perekonomian masyarakat tidak terjadi. 

Indikasi tersebut terlihat dari aktivitas masyarakat yang selalu ramai di Jakarta dan tempat wisata favorit seperti Puncak dan Bandung.

Jalanan di Puncak dan Bandung bahkan selalu macet pada akhir pekan yang menunjukkan bahwa penurunan daya beli masyaakat tidak signifikan, setidaknya di segmen masyarakat menengah ke atas.

Hal itu dibuktikan dengan permintaan hunian yang terus melonjak sejak kuartal III tahun 2022 seiring meredanya penyebaran pandemi Covid-19.

Bahkan, ISPI Group di kuartal III lalu sukses menjual habis (sold out) sebanyak 300 unit rumah seharga Rp500 jutaan klaster Munchen di Perumahan Mutiara Gading City, Bekasi. 

“Tiga bulan lalu kami berhasil menjual ludes 300 unit rumah di satu klaster. Ini satu bukti kalau pasar hunian di segmen menengah semakin bagus,” tuturnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti rumah
Editor : Yanita Petriella
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top