Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pariwisata Indonesia Menuju Pulih, Ini Datanya

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menunjukkan pertumbuhan. Hal ini terlihat dari capaian jumlah kunjungan wisatawan hingga devisa yang terus bertambah.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 24 November 2022  |  03:00 WIB
Pariwisata Indonesia Menuju Pulih, Ini Datanya
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (18/9/2021). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melaporkan sektor parekraf terus menunjukkan pertumbuhan. Hal ini terlihat dari capaian jumlah kunjungan wisatawan hingga devisa yang terus bertambah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan hasil dari kinerja Parekraf positif dan optimistis di sisa akhir 2022 dapat mencapai target yang maksimal.

“Target nilai devisa yang diproyeksikan US$0,86 – US$1,71 miliar, tembus capaiannya hampir tiga kali lipat dari target di angka US$4,26 miliar. Target kontribusi PDB pariwisata 3,6 persen, capaian sementara sudah 2,37 persen,” paparnya dalam Rapat Kerja Komisi X DPR, Rabu (23/11/2022).

Nilai ekspor produk ekonomi kreatif (ekraf) yang ditargetkan sebesar US$25,33 miliar, saat ini sudah tercapai hampir US$21 miliar. Sementara untuk nilai tambah ekraf nasional diproyeksikan akan memenuhi target di angka US$1.236 miliar.

Sementara, hal yang paling membanggakan, kata Sandiaga, jumlah wisatawan mancanegara yang sukses menembus batas bawah (1,8 juta kunjungan) dan terus bergerak menuju batas atas (3,6 juta kunjungan).

“Paling membanggakan adalah target kunjugan wisman yang awalnya di 1,8-3,6 juta, per hari ini sementara sudah mencapai 2,3 juta wisman dan dengan adanya G20 dan Nataru kami meyakini bahwa ini akan menembuh target ambang batas atas,” lanjutnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2022 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 538.320 kunjungan, naik 10.768,46 persen dibandingkan dengan kondisi September 2021.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman pada September 2022 naik sebesar 5,50 persen. Sementara akumulasi dari Januari hingga September 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 2,27 juta kunjungan.

Seiring dengan hal tersebut, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2022 pun mencapai 50,02 persen.

Lebih lanjut Sandiaga menjelaskan bahwa dari total kunjungan wisatawan Nusantara (wisnus) telah melebihi dari target ambang batas bawah sebesar 633 juta perjalanan.

Pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif terus tumbuh terlihat dari serapan tenaga kerja yang juga meningkat.

“Di sisi SDM kepariwisataan terus meningkat serapan tenaga kerja dengan angka 21,64 juta di mana ekraf sudah mencapai 22,29 juta, sehingga agregasinya ini bisa mencapai angka 43 menuju 44 juta, masyarakat yang menggantungkan hidupnya di ekonomi kreatif,” papar Sandiaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno kemenparekraf wisatawan manca negara wisatawan nusantara
Editor : Nancy Junita
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top