Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Elon Musk Jual Saham Tesla Rp61,7 Triliun, Usai Beli Twitter

Elon Musk menjual 19,5 juta saham Tesla senilai US$3,95 miliar atau senilai Rp61,7 triliun usai membeli Twitter.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 09 November 2022  |  10:38 WIB
Elon Musk Jual Saham Tesla Rp61,7 Triliun, Usai Beli Twitter
CEO Tesla Elon Musk. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Chief Executive Officer Tesla Inc. (TSLA) Elon Musk menjual 19,5 juta saham Tesla senilai US$3,95 miliar atau senilai Rp61,7 triliun (dengan kurs Rp15.623 per dolar AS), menurut pengajuan peraturan pada Selasa, di New York.

Adapun pada Agustus lalu, Musk menyebut bahwa dirinya sudah selesai menjual saham Tesla. Kepada seorang pengikut di Twitter, Musk mengatakan penting untuk menghindari “penjualan darurat” saham Tesla jika dia terpaksa menutup akuisisi jaringan media sosial dan berjuang untuk membawa mitra ekuitas tambahan.

Kendati demikian, sejumlah orang menilai bahwa CEO Tesla itu akan menjual lebih banyak saham untuk menopang kesepakatan tersebut.

Musk sendiri telah melepas sekiat US$36 miliar saham pada tahun lalu, sejak  dia mengumumkan rencananya untuk membeli Twitter berdasarkan data Bloomberg, dikutip Rabu (9/11/2022).

Perlu diketahui, Musk membeli Twitter senilai US$44 miliar pada akhir Oktober 2022. Setelah mengakuisisi Twitter, Musk melakukan gebrakan dengan melakukan perombakan pimpinan media sosial ini.

Di antara posisi yang dirombak termasuk Chief Executive Officer Twitter Parag Agrawal, Head of Legal Vijaya Gadde, Chief Financial Officer Ned Segal,dan penasihat umum Twitter Sean Edgett.

Sekitar setengah dari 7.500 karyawan Twitter di pecat usai Musk mengakusisi media sosial berlogo burung biru tersebut. 

Salah satu pendiri yang juga merupakan mantan CEO Twitter Jack Dorsey pada Selasa (5/11/2022) juga telah mengeluarkan permintaan maaf kepada mantan karyawannya tersebut.

Dorsey merasa bersalah dan menyesal lantaran terlalu cepat memindahkan kekuasaan kepada Musk. Dia juga merasa bertanggung jawab atas situasi tersebut.

"Saya menyadari banyak yang marah kepada saya," tulis Dorsey

Karyawannya sendiri telah menunggu Dorsey untuk kembali mengambil alih platform tersebut. Namun, dia mendukung pengambilalihan Twitter oleh Musk, dan menyebutnya sebagai langkah yang tepat dalam sebuah unggahan di Twitter pada April lalu.

Adapun, Dorsey telah meninggalkan dewan direksi Twitter pada awal musim semi ini, namun dia tetap menjadi pemegang saham secara tidak langsung di perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elon musk Tesla Motors tesla twitter
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top