Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BSDE Optimistis Capai Target Marketing Sales Hingga Akhir 2022

Bumi Serpong Damai (BSDE) membukukan marketing sales atau penjualan Rp6,7 triliun atau 87 persen dari target Rp7,7 triliun.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 25 Oktober 2022  |  10:45 WIB
BSDE Optimistis Capai Target Marketing Sales Hingga Akhir 2022
Tengara BSD City di kawasan Bumi Serpong Damai. BSD City merupakan salah satu proyek yang digarap oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk. - bsdcity.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) mengungkap sejumlah tantangan di sektor properti menjelang akhir 2022 yang dapat menurunkan daya beli konsumen.

Sebagai informasi, di triwulan ketiga ini, anak usaha dari Sinarmas Land tersebut berhasil membukukan marketing sales atau penjualan Rp6,7 triliun atau 87 persen dari target Rp7,7 triliun.

Direktur BSDE Hermawan Wijaya mengatakan tantangan yang dimaksud yaitu tingkat suku bunga saat ini, ancaman inflasi ke depannya dan berakhirnya insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

"Insentif yang diberikan pemerintah berupa isnentif PPN DTP hingga nilai tertentu tentu saja berdampak positif. Hal tersebut dapat dilihat dari kinerja perusahaan di sektor properti termasuk BSDE," kata Hermawan dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (25/10/2022).

Dia juga memprediksi jika pemerintah dapat memberikan insentif lain di masa depan, termasuk kebijakan suku bunga, maka dapat berdampak positif bagi industri properti tanah air.

Namun, optimisme pertumbuhan masih terlihat dari perekonomian nasional yang terus menunjukkan kondisi pulih pascapandemi. Hal ini mendorong permintaan atas hunian ikut tumbuh.

Lebih lanjut, Hermawan menilai pencapaian marketing sales tersebut masih on-track dengan target. Pihaknya optimistis dapat mencapai target pasalnya pencapaian pada triwulan tahun ini lebih baik ketimbang tahun lalu.

Jika dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu, terdapat pertumbuhan 11 persen. Tren positif ini diharapkan terus berlanjut hingga akhir Desember 2022 mendatang.

Dengan demikian, BSDE berkeyakinan untuk menyasar penjualan ke kelas menengah. Sebab, segmen konsumen tersebut dinilai mampu menyerap produk rumah tapak di kisaran Rp2 miliar. 

"Sedangkan untuk kelas premium, sekalipun lingkup pangsa pasar tidak sebesar entry elvel dan menengah, tapi tetap ada," ungkapnya.

Di samping itu, BSDE saat ini masih memiliki cadangan lahan seluas 3.865 hektare yang ada di berbagai kota termasuk Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Manado, Medan, dan Palembang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bsde sinarmas land properti emiten properti marketing sales
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top