Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Elon Musk Dikabarkan Sempat 'Nawar' Harga Sebelum Putuskan Lanjut Akuisisi Twitter

Perwakilan Musk dan Twitter dikabarkan melakukan pembicaraan terkait pembelian di bawah harga kesepakatan awal senilai US$54,20 per saham.
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama CEO Tesla Inc. Elon Musk./Antara
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama CEO Tesla Inc. Elon Musk./Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana CEO Tesla Inc Elon Musk melanjutkan kembali kesepakatan akuisisi Twitter Inc senilai US$44 miliar ditempuh setelah sebelumnya mengajukan harga yang lebih rendah.

Dilansir Bloomberg pada Kamis (6/10/2022) Perwakilan Musk dan Twitter mengadakan pembicaraan dalam beberapa minggu terakhir terkait pembelian di bawah harga kesepakatan awal senilai US$54,20 per saham, jelas seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya.

The Wall Street Journal dan New York Times sebelumnya melaporkan bahwa dalam diskusi tersebut Elon telah meminta diskon senilai 30 persen dari harga kesepakatan awal.

Perwakilan Twitter menolak untuk berkomentar. Adapun juru bicara tim hukum Elon Musk belum memberikan tanggapan.

Minggu ini, Elon mengatakan dalam sebuah surat ke Twitter bahwa dia akan bersedia untuk menyelesaikan kesepakatan dengan harga asli. Deposisi Musk di pengadilan juga batal dilakukan pada hari Kamis seperti yang dijadwalkan sebelumnya.

Kesepakatan dengan harga asli dapat ditutup segera pada minggu depan jika kedua belah pihak dapat mencapai hasil yang ditentukan, meskipun tidak ada kepastian bahwa mereka akan mencapainya pada tenggat waktu tersebut.

Hakim Delaware Chancery Kathaleen St. J. McCormick mengungkapkan pada hari Rabu tidak ada pihak yang meminta untuk menghentikan kasus ini, bahkan dia terus maju dengan sidang yang ditetapkan pada 17 Oktober. 

Sebelumnya, Elon Musk kembali membuat kejutan dengan memutuskan tetap akan mengakuisisi Twitter Inc. dengan harga awal US$54,20 per saham.

Dilansir Bloomberg pada Rabu (5/10/2022), Elon Musk membuat keputusan tersebut dalam sebuah surat ke Twitter pada hari Senin (3/10), menurut keterbukaan di Securities and Exchange Commission yang mengonfirmasi laporan Bloomberg sebelumnya.

Twitter yang berbasis di San Francisco mengatakan telah menerima surat itu dan bermaksud untuk menyelesaikan kesepakatan dengan harga yang disepakati, tanpa berkomentar secara khusus tentang bagaimana ia akan menanggapi Elon.

Bagi Twitter, kelanjutan rencana ini menjadi akhir dari perjuangan selama berbulan-bulan setelah orang terkaya di dunia tersebut sebelumnya memutuskan untuk membatalkan rencana akuisisi akibat keraguan atas jumlah akun bot di platform media sosial tersebut.

Sebelum kembali berubah pikiran, Elon Musk berusaha untuk mengakhiri kesepakatan untuk mengakuisisi Twitter yang ditandatangani pada bulan April. Miliarder itu mulai menunjukkan tanda-tanda penyesalan rencana pembelian tak lama setelah kesepakatan diumumkan. Ia menuduh bahwa Twitter memberikan informasi menyesatkannya mengenai jumlah akun bot.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper