Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JPMorgan: Minat Penggunaan Cryptocurrency Sebagai Alat Pembayaran Turun Drastis

JPMorgan tetap kontributif terhadap klien yang ingin menggunakan cryptocurrency sebagai alat pembayaran.
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 20 September 2022  |  18:09 WIB
JPMorgan: Minat Penggunaan Cryptocurrency Sebagai Alat Pembayaran Turun Drastis
JPMorgan tercatat menjadi bank besar pertama di dunia yang ekspansi ke dunia metaverse. - JP Morgan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – JPMorgan Chase & Co. mengatakan permintaan untuk menjadikan cryptocurrency sebagai pilihan metode pembayaran telah menurun drastis selama enam bulan terakhir.

“Kami melihat banyak permintaan untuk klien kami, katakanlah sampai enam bulan yang lalu. Lalu, kami melihat sangat sedikit saat ini,” kata Takis Georgakopoulos, kepala pembayaran global di JPMorgan Chase & Co., dikutip dari Bloomberg pada Selasa (20/9/2022)

Namun, JPMorgan tetap kontributif bagi klien yang ingin cryptocurrency dijadikan alat pembayaran.

“Tetapi bank akan tetap mendukung klien yang ingin menggunakan metode pembayaran tersebut,” sambung Georgakopoulos.

Penurunan minat ini terjadi karena aset kripto tengah mengalami penurunan yang telah menghapus sekitar US$2 triliun valuasi pasar dalam waktu kurang dari setahun dan memangkas volume di banyak bursa.

Bahkan, perusahaan aset digital kelas atas juga berada dalam ancaman kebangkrutan.

Namun, JPMorgan bertaruh pada pertumbuhan aset token dan selama bertahun-tahun semakin merangkul sektor ini.

Baru-baru ini, JPMorgan menjadi salah satu pendukung utama pemilik aset digital yang berbasis di London, Ownera, yang pada Mei bereksperimen dengan menggunakan blockchain untuk penyelesaian agunan.

“Cryptocurrency juga menjadi lebih besar dan lebih besar di sektor game,” kata Georgakopoulos. Menurutnya, ini pun berlaku untuk permainan tradisional dan metaverse, di mana ada banyak peluang baru.

Perusahaan seperti Block, yang dipimpin oleh Jack Dorsey, adalah salah satu  yang paling menonjol untuk mengeksploitasi potensi cryptocurrency sebagai alat pembayaran, terlepas dari volatilitas token digital.

Namun, kinerja kuartalan terbaru Block menunjukkan bahwa pendapatan yang dikumpulkan melalui transaksi Bitcoin turun 34 persen menjadi US$1,79 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cryptocurrency aset kripto jpmorgan
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top