Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Bakal Longgarkan Pembatasan Covid-19 untuk Tarik Turis Asing

Pembatasan akan dicabut untuk wisatawan asing yang telah divaksinasi tiga kali atau telah menunjukkan tes Covid-19 negatif.
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 12 September 2022  |  13:11 WIB
Jepang Bakal Longgarkan Pembatasan Covid-19 untuk Tarik Turis Asing
Orang-orang melakukan check in di area check in keberangkatan internasional Bandar Udara Narita di Tokyo, Jepang, pada 30 November 2021. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Jepang berencana untuk mencabut sebagian besar pembatasan terkait Covid-19 pada turis asing, termasuk mengakhiri persyaratan visa dan mengizinkan perjalanan individu menjelang perjalanan musim gugur.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (12/9/2022), pembatasan akan dicabut untuk wisatawan yang telah divaksinasi tiga kali atau telah menunjukkan tes Covid-19 negatif.

Pemerintah juga berencana untuk mencabut batas masuk harian dari luar negeri, yang saat ini ditetapkan pada jumlah 50.000.

Kabar ini muncul setelah Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Seiji Kihara mengatakan di sebuah program televisi pada Minggu kemarin (11/9/2022) bahwa perlemahan yen akan membantu industri pariwisata dan Jepang tidak boleh tertinggal dari negara-negara lain di dunia.

“Pembatasan akan dicabut pada waktu yang tepat,” kata Kihara, seperti dikutip Bloomberg pada Senin (12/9/2022).

Saham perusahaan perjalanan naik di perdagangan Tokyo. Japan Airlines Co dan ANA Holdings Inc naik lebih dari 3,1 persen, sedangkan agen perjalanan HIS Co menguat 3,8 persen.

Surat kabar Nikkei sebelumnya melaporkan bahwa batas kedatangan dari luar negeri akan berakhir pada Oktober.

Saat ini orang asing diharuskan untuk mengajukan visa kunjungan singkat, dan hanya dapat memasuki negara itu sebagai bagian dari paket wisata yang disetujui.

Sekitar 246.000 turis asing mengunjungi Jepang tahun lalu, jauh dari rekor 31,9 juta pada 2019.

Pemerintah Jepang tampak berusaha untuk mengambil keuntungan dari mata uang yang lemah menjelang periode turis musim gugur.

Dikenal karena cuacanya yang sejuk dan ada dedaunan yang berwarna-warni, musim gugur adalah salah satu musim liburan paling ramai di Jepang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yen jepang Covid-19
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top