Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga BBM di AS Turun Drastis, Joe Biden Bisa Napas Lega

Presiden AS Joe Biden bisa bernapas lega lantaran harga bahan bakar minyak (BBM) turun drastis. Kok bisa?
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 25 Agustus 2022  |  18:50 WIB
Harga BBM di AS Turun Drastis, Joe Biden Bisa Napas Lega
Warga Amerika Serikat sedang mengisi bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar AS. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga bahan bakar minyak (BBM) di Amerika Serikat (AS) turun drastis setelah perang Rusia vs Ukraina mendorongnya ke rekor tertinggi. Ini merupakan penurunan yang signifikan sejak 2015.

Setelah mencapai rekor tertinggi US$5,016 per galon pada pertengahan Juni dan turun selama 70 berturut-turut, kini harga pompa AS turun rata-rata US$3,892 per galon, berdasarkan laporan American Automobile Association (AAA).

Pada Selasa (23/8/2022), di Spokane, harga rata-rata untuk satu galon bensin reguler adalah $4,56 dan US$5,35 untuk satu galon solar. Sementara, di Coeur d'Alene, harga rata-rata untuk satu galon bensin reguler adalah US$4,42 dan US$5,09 untuk satu galon solar.

Penurunan harga BBM disambut baik bagi konsumen setelah melonjaknya biaya bahan bakar pada awal musim panas memaksa banyak orang untuk menahan diri dari mengemudi liburan dan mengubah gaya hidup mereka.

Turunnya harga BBM juga melegakan Presiden AS Joe Biden, yang telah menjadikan penanganan inflasi sebagai masalah utama menjelang pemilihan paruh waktu November 2022. 

Presiden Biden telah berupaya mengarahkan sebagian besar modal politiknya untuk memotong biaya energi, memerintahkan pelepasan jutaan barel minyak dari cadangan strategis, dan menyerukan kepada negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama.

Harga telah jatuh bersama dengan minyak mentah, komponen utama biaya bensin. Konsumsi bahan bakar musim panas yang relatif lambat dan kekhawatiran akan resesi lebih luas juga berkontribusi pada penurunan, seperti halnya pelepasan minyak sebanyak 1 juta barel per hari dari cadangan darurat AS. Rilisnya diperkirakan akan berlanjut hingga Oktober.

Penurunan tersebut kemungkinan akan berlanjut hingga akhir musim mengemudi. Pada level saat ini, harga pompa masih 23 persen lebih tinggi dari pada waktu yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, harga rata-rata gas reguler adalah $3,901 turun dari $3,956 pada 15 Agustus. Ini adalah harga terendah untuk gas sejak Maret.

Namun, dilansir News Week pada Kamis (25/8/2022), para analis memperingatkan bahwa perlambatan kemungkinan akan berbalik dalam beberapa bulan mendatang karena kekhawatiran resesi dan harga pompa kemungkinan akan naik lagi.

Menurut direktur Truist Neal Dingmann, harga gas alam AS bisa naik hingga 60 persen pada musim dingin ini. Meskipun terjadi penurunan baru-baru ini, tetapi perlu diwaspadai karena harga gas masih mendekati harga tertinggi sebelum pandemi Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga BBM amerika serikat Perang Rusia Ukraina Joe Biden
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top