Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Spin-Off Antam Diproyeksi Beri Keuntungan Jangka Panjang

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menyambut baik spin-off tetapi dia mengingatkan agar Antam tetap berhati-hati.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 16 Agustus 2022  |  03:30 WIB
Spin-Off Antam Diproyeksi Beri Keuntungan Jangka Panjang
Kantor Unit Bisnis Pertambangan Nikel PT Aneka Tambang Tbk. di Desa Buli, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. - Bisnis/Akhirul Anwar
Bagikan

Bisnis.com, MABA - PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) melakukan spin-off sebagian segmen usaha pertambangan nikel yang berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara sebagai komitmen terhadap pengurangan karbon serta green development. Aksi korporasi tersebut akan memberikan valuasi positif bagi perusahaan induk dalam jangka panjang.   

Dalam keterangan tertulis Senin (15/8/2022), entitas anak usaha Antam yang akan menerima spin-off sebagian segmen usaha pertambangan nikel yaitu PT Sumberdaya Arindo (SDA) dan PT Nusa Karya Arindo (NKA) dimiliki Antam 100% dengan usaha di bidang pertambangan.

Antam menyebut bahwa sebagai Perusahaan yang berkomitmen dalam berkelanjutan, perusahaan tersebut senantiasa melaksanakan best mining practice dan selalu berkomitmen dalam penerapan praktik Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap kegiatan usaha.

Antam juga memastikan proses spin-off sebagian segmen usaha pertambangan nikel akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta berkomitmen untuk terus bertumbuh dan memberikan nilai yang positif kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan, termasuk kontribusi kepada Negara dan masyarakat.

Spin-off juga dilakukan sebagai upaya akselerasi pengembangan usaha Perusahaan dengan manajemen yang fokus, kompetitif, dan agile, dalam melakukan evaluasi peluang bisnis, dan kerja sama strategis untuk mendukung pengembangan bisnis nikel Antam di masa yang akan datang, termasuk di dalamnya inisiasi pengembangan ekosistem industri baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) Battery untuk meningkatkan nilai tambah produk nikel dalam negeri.

Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong mengatakan bahwa spin-off Antam akan memperkuat posisi Antam di bisnis nikel sebagai bahan baku penting dalam produksi baterai kendaraan listrik. Di sisi lain, pasar EV masih di tahap awal sehingga prospek pertumbuhan positif.

“Biasanya spin-off akan menurunkan valuasi perusahaan induk, namun akan kembali naik kedepannya. Jangka panjang akan positif, kedua perusahaan yang di spin-off akan lebih terfokus dan independen, dan diharapkan akan berkontribusi besar pada pendapatan Antam,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro menyambut baik spin-off tetapi dia mengingatkan agar Antam tetap berhati-hati agar praktik di lapangan berjalan baik. “Secara konsep ini tentu peluang yang sangat baik. Namun tentu perlu dilihat sambil jalan bagaimana nanti hasilnya,” ungkap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Nikel antam
Editor : Akhirul Anwar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top