Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapal Kargo Berisi Bahan Makanan Berlayar dari Pelabuhan Ukraina

Menteri Infrastruktur Ukraina mengatakan kapal kargo yang berisi gandum dan bahan makanan siap berlayar dari pelabuhan Ukraina.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  08:42 WIB
Kapal Kargo Berisi Bahan Makanan Berlayar dari Pelabuhan Ukraina
Kapal kargo berbendera Sierra Leone, Razoni membawa gandum dan biji-bijian Ukraina dari pelabuhan Odesa, kata Kementerian Pertahanan Turki, Senin (1/8/2022). - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kapal kargo kedua yang membawa gandum, biji-bijian, dan makanan lainnya berlayar dari pelabuhan Laut Hitam, Ukraina.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Infrastruktur Ukraina yang dikutip dari akun Facebook Ukraine 4 Freedom atau @uawarinfo.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (8/8/2022), kapal kargo pertama yang masuk sejak penandatanganan perjanjian safe-transit bulan lalu telah mencapai pelabuhan dan siap untuk diisi muatan. Satu kapal kargo yang mengangkut jagung diharapkan tiba di Lebanon justru mengalami penundaan kedatangan.

Ukraina mengatakan pasukan Rusia menembaki daerah di sekitar pembangkit nuklir Zaporizhzhia lagi pada Sabtu (7/8/2022).

Kepala badan atom PBB telah memperingatkan konsekuensi yang berpotensi bencana dari tindakan militer di sekitar pabrik. Namun, Rusia membantah terlibat dalam serangan tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu pada Jumat (6/8/2022). Pemerintahan Ankara mendorong peran mediasi untuk mencoba membantu mengakhiri perang Rusia vs Ukraina, menyusul kesepakatan terobosannya pada ekspor biji-bijian.

"Lima bank Turki telah mengadopsi sistem pembayaran Mir Rusia," ujar Erdogan dikutip dari Bloomberg, Senin (8/8/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ukraina Perang Rusia Ukraina vladimir putin
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top