Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Perbaiki Pipa BBM yang Bocor di Cilacap-Bandung

Pertamina mengintensifkan penanganan dampak rembesan pada proyek pipa BBM Cilacap-Bandung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Agustus 2022  |  17:40 WIB
Pertamina Perbaiki Pipa BBM yang Bocor di Cilacap-Bandung
Personel gabungan Fuel Terminal Lomanis, Fuel Terminal Maos , PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap, dan Pertamina Trans Kontinental menangani rembesan rembesan di proyek pipa CB 3, Dusung Lengkong, Desa Jeruklegi Kulon, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. ANTARA - HO/Pertamina.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) masih menangani dampak rembesan bahan bakar minyak (BBM) proyek pipa BBM Cilacap-Bandung (CB), Dusun Lengkong, Desa Jeruklegi Kulon, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang terjadi pada Rabu (3/8/2022).

"Kami masih mengintensifkan penanganan dampak rembesan pada proyek pipa BBM CB yang terjadi pada Rabu (3/8)," kata Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis.

Brasto mengatakan Pertamina memperkuat personel dan peralatan yang dibutuhkan untuk penanganan dampak rembesan dengan dukungan dari Fuel Terminal Lomanis, Fuel Terminal Maos, Integrated Terminal Cilacap, dan Fuel Terminal Tasikmalaya.

Selain itu, PT Pertamina Patra Niaga juga didukung oleh PT Kilang Pertamina Internasional RU IV dan PT Pertamina Trans Kontinental.

"Saat ini kami memprioritaskan penanganan yang dilakukan dalam tiga aspek, yaitu perbaikan pipa, penyedotan BBM di area, dan pemulihan area terdampak," ujarnya.

Lebih lanjut, Brasto mengatakan saat diketahui adanya kejadian rembesan pada Rabu (3/8/2022), petugas segera mematikan pompa dan menutup pipa agar dapat fokus untuk melakukan perbaikan pipa dan membersihkan sekitar area rembesan dari sisa tumpahan BBM.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan aliran BBM pada pipa CB (Cilacap-Bandung) yang saat itu sedang menyalurkan BBM dari Fuel Terminal Lomanis ke Fuel Terminal Tasikmalaya dan Integrated Terminal Bandung Group.

"Kami telah menggerakkan puluhan personel secara bergilir selama 24 jam untuk membersihkan dampak rembesan dengan menurunkan vacuum truk, oil boom, solid floatation boom, mobil tangki, serta bekerja sama dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, TNI, dan pihak-pihak terkait lainnya," jelasnya.

Brasto mengatakan hingga saat ini penyebab terjadinya rembesan BBM masih dalam proses penyelidikan. Menurutnya, Pertamina terus berkoordinasi dengan pihak Kerja Sama Operasional (KSO) PT Hutama Karya (Persero) dan PT Timas Suplindo selaku pelaksana proyek pipa CB 3 dalam hal penyelidikan, penanggulangan, dan komunikasi ke masyarakat terkait dengan kejadian rembesan tersebut.

Community Development Proyek Pipa BBM CB3 PT Hutama Karya (Persero) Agung Suroyo mengatakan pihaknya bersama PT Timas Suplindo hingga sekarang sedang melakukan perbaikan-perbaikan terkait dengan kejadian rembesan tersebut.

"Pekerjaan dilaksanakan selama 24 jam dengan mengerahkan lebih dari 50 orang. Kami memaksimalkan dengan tetap menjaga keselamatan dalam bekerja selama perbaikan pipa ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa teratasi," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina BBM pipa minyak

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top