Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sri Mulyani Cairkan Anggaran Bangun IKN Rp5 Triliun ke PUPR

Total anggaran pembangunan IKN hingga 2024 mencapai Rp43 triliu. Tahun ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mencairkan anggaran tersebut sebesar Rp5,07 triliun.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 12 Juli 2022  |  17:43 WIB
Sri Mulyani Cairkan Anggaran Bangun IKN Rp5 Triliun ke PUPR
Jembatan Pulau Balang I di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (10/2/2022). Jembatan Pulau Balang menjadi salah satu akses penghubung menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, jembatan tersebut menghubungkan Kota Balikpapan langsung ke Penajam Paser Utara namun hingga kini belum bisa digunakan untuk umum karena akses jalan belum selesai dikerjakan. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan disebut telah menyetujui dan meneken anggaran yang akan digunakan untuk memulai pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) pada tahun ini. Anggaran tersebut akan segera diterima oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada pekan ini.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya akan melakukan pembangunan di IKN secara bertahap. Kontrak pekerjaan pun nantinya akan dilakukan melalui multi years contract (MYC).

Dalam usulan yang diberikan Kementerian PUPR, biaya pembangunan IKN yang dimulai 2022 hingga 2024 diproyeksikan membutuhkan anggaran APBN senilai Rp43,73 triliun. Jumlah tersebut terbagi atas pembangunan pada 2022 Rp5,07 triliun, 2023 senilai Rp20,47 triliun, dan 2024 senilai Rp18,18 triliun.

"2022 sendiri membutuhkan Rp5 triliun, sudah dapat. DIPA-nya masing-masing dirjen," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR mengatakan pihaknya telah membahas terkait dengan kebutuhan dana tersebut dengan Kementerian Keuangan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Kementerian Keuangan telah menyetujui usulan anggaran tersebut dan akan segera dikucurkan dalam waktu dekat.

"Kemarin kita sudah bahas dengan Kemenkeu, biasanya setelah itu 5 hari [kemudian] sudah bisa," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top