Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laku Terjual, Mazenta Residence Bintaro Targetkan Serah Terima Juni 2023

Dari 91 unit yang ditawarkan, produk Mazenta Residence Bintaro telah laku terjual atau sold out sebesar 70 persen.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 07 Juli 2022  |  22:00 WIB
Laku Terjual, Mazenta Residence Bintaro Targetkan Serah Terima Juni 2023
Ilustrasi investasi di sektor properti - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA – PT Serpong Bangun Cipta melalui Cipta Harmoni Lestari (CHL) Group yang merupakan anak perusahaan dari Harita Group melakukan groundbreaking proyek residensial terbaru yaitu Mazenta Residence Bintaro di Tangerang Selatan. 

Project Director dan Chief Marketing Officer PT Cipta Harmoni Lestari Setia Iskandar Rusli mengatakan proses groundbreaking ini dilakukan lebih cepat dari yang direncanakan pada kuartal IV tahun ini.

Hal ini membuktikan komitmen PT Serpong Bangun Cipta dalam mengembangkan proyek properti untuk masa depan, setelah pada pertengahan Maret 2022 melakukan grand launching Mazenta Residence Bintaro. Serah terima unit Mazenta Residence ini ditargetkan pada Juni tahun 2023.

“Kami percepat lakukan groundbreaking di hari ini, awal kuartal III tahun ini agar bisa selesai dan serah terima pada Juni tahun depan,” ujarnya, Kamis (7/7/2022). 

Mazenta Residence merupakan perumahan tapak yang mengusung konsep JapanDi yakni perpaduan Japanese dan Scandinavian yang masih menjadi tren hunian arsitektur modern yang dibangun di dalam kawasan klaster seluas 1,6 hektar dengan total 91 unit bangunan. 

Ada 6 tipe luasan rumah yang ditawarkan dengan keseluruhan unit memiliki 2 lantai, yaitu: tipe 6 (Standard) dengan dimensi 6x12 meter dengan luas tanah 72 meter persegi dan luas bangunan 83 meter persegi, tipe 6 (Hoek) dengan dimensi 6x12 meter dengan luas tanah 94-132 meter persegi dan luas bangunan 87 meter persegi, tipe 6 (Standard) dengan dimensi 6x14 meter dengan luas tanah 84 meter persegi dan luas bangunan 88 meter persegi, tipe 6 (Hoek) dengan dimensi 6x14 meter, luas tanah 110- 112 meter persegi dan luas bangunan 97 meter persegi.

Untuk tipe 7 (Standard) dengan dimensi 7x13 meter dengan luas tanah 91 meter persegi dan luas bangunan 122 meter persegi, tipe 7 (Hoek) dengan dimensi 7x13 meter, luas tanah 115 - 179 meter persegi dan luas bangunan 130 meter persegi. 

Dari 91 unit yang ditawarkan ini, telah laku terjual atau sold out sebesar 70 persen dimana sebagian besar konsumen membeli tipe 7. Ditargetkan, semua unit sold out pada bulan Oktober 2022. Adapun nilai investasi proyek ini sekitar Rp200 miliar dan ditargetkan perolehan marketing sales dari penjualan Mazenta Residence mencapai Rp250 miliar. 

Laku terjualnya sebesar 70 persen dari 91 unit yang ditawarkan ini tak terlepas dari minat konsumen untuk membeli hunian di private klaster. Adapun konsumen yang membeli produk Mazenta Residence ini berasal dari kalangan mapan secara finansial direntang usia 35 tahun hingga 50 tahun dan merupakan end user.  

“Saat ini perolehan marketing sales dari Mazenta Residence telah mencapai 70 persen, kami optimistis bisa mencapai target marketing sales di bulan Oktober ini karena Mazenta memiliki bangunan yang luas dan berada di kawasan bagus serta memiliki fitur ramah lingkungan seperti atap berwarna putih yang terinsulasi dan mampu memantulkan panas sinar matahari. Lalu sistem air panas yang tersentralisasi seperti sistem pemanas air hotel, 1 pemanas untuk seluruh bathroom,” katanya. 

Setia menuturkan saat ini harga Mazenta Residence telah mengalami kenaikan sekitar 5 persen dari harga early bird yang ditawarkan Rp1,8 miliar tipe 6 dan yang tipe 7 sekitar Rp2,3 miliar. Harga tersebut diklaim lebih rendah dari harga pasaran residensial di Bintaro saat itu dimana untuk tipe 6 mencapai Rp2 miliar dan tipe 7 sekitar Rp2,6 miliar hingga Rp2,7 miliar. 

Namun, saat ini harga Mazenta Residence yang ditawarkan untuk tipe 6 senilai Rp1,9 miliar, sedangkan untuk tipe 7 seharga Rp2,6 miliar hingga Rp2,7 miliar. Harga ini juga diklaim lebih rendah dari rerata harga pasaran rumah di area Bintaro dimana untuk tipe 6 seharga Rp2,3 miliar dan tipe 7 senilai Rp3 miliar. 

“Setelah proyek ini selesai, saya yakin harga Mazenta Residence ini mengikuti harga pasar. Memang kami awalnya menjual dengan harga di bawah pasaran sekitar Rp200 jutaan, namun kualitas tak main-main,” ucapnya.

Kawasan Bintaro telah dikenal sebagai kawasan hunian dan komersial bernilai tinggi. Hal tersebut tentu tidak mengherankan karena kawasan yang telah dikembangkan sejak tahun 1979 ini telah mapan dalam segala aspek baik dari hunian maupun komersial, seperti infrastruktur, fasilitas pendukung, hingga tingginya jumlah penduduk yang diikuti dengan daya beli mereka yang sangat baik sehingga membentuk aktivitas pasar maupun bisnis yang baik pula.

“Pengembangan kawasan Mazenta Residence Bintaro relevan dengan kebutuhan masyarakat urban saat ini yaitu hidup di lingkungan yang sehat dalam harmoni keseimbangan alam dengan eco-friendly housing and environment. Seluruh tipe hunian yang ditawarkan memiliki kualitas terbaik, ceiling tinggi, penataan ruang yang efisien untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik,” terangnya. 

Mazenta Residence berlokasi di area pusat bisnis Bintaro yakni berada 1,2 km atau 3 menit dari Bintaro Exchange Mall dan Stasiun Jurangmangu, memberikan para penghuninya akses yang sangat mudah untuk berkegiatan.

Pengembang melengkapinya dengan fasilitas Jacaranda Tunnel atau barisan pohon berwana ungu, area olahraga ringan dan relaksasi, taman bermain untuk hewan peliharaan dan taman dengan kolam air dan jembatan bernuansa Jepang.

Kemudian area bermain anak dengan konsep tematik, area kanopi pepohonan Tabebuya berwarna merah, lintasan joging yang terintegrasi di kawasan, area taman Fitness dan Gym Outdoor, BBQ area, dan club house. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti
Editor : Yanita Petriella

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top