Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bangun Rumah Produksi Komunitas, Pegadaian Dorong Perkembangan Industri Rumah Tangga

PT Pegadaian terus aktif mendorong pelaku usaha super mikro untuk naik kelas. Selain melalui pendanaan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, Pegadaian juga membangun Rumah Produksi Komunitas (RPK).
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 15 Juni 2022  |  22:23 WIB
Bangun Rumah Produksi Komunitas, Pegadaian Dorong Perkembangan Industri Rumah Tangga
Karyawan menunjukan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Senin (14/2/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pegadaian terus aktif mendorong pelaku usaha super mikro untuk naik kelas. Selain melalui pendanaan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah, Pegadaian juga membangun Rumah Produksi Komunitas (RPK).

Salah satu RPK yang saat ini sudah mulai aktif berada di Kampung Mataraman, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Provinsis Daerah Istimewa Yogyakarta.

VP Corcomm PT Pegadaian Basuki Tri Andayani mengatakan, pembangunan RPK tersebut merupakan salah satu kegiatan pengembangan UMKM yang didukung oleh perusahaan.

“PT Pegadaian sangat mendukung pengembangan bisnis UMKM, mikro, bahkan super mikro. Selain melalui produk berbasis gadai dan non gadai, Pegadaian juga menyalurkan bantuan melalui program tanggung jawab sosial untuk menyukseskan program pemerintah guna pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya seperti siaran resmi yang dikutip, Rabu (15/6/2022).

Terkait pembangunan RPK tersebut Basuki menyatakan sangat bersyukur, begitu selesai pembangunan langsung dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ia juga berharap para pelaku usaha rumah tangga terus tumbuh dan berkembang sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Lurah Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY,  Wahyudi Anggoro Hadi atas nama masyarakat menyampaikan terima kasih kepada PT Pegadaian karena telah berperan aktif dalam pengembangan ekonomi masyarakat desa, khususnya dengan membangun Rumah Produksi Komunitas (RPK).

“Selama ini, ibu-ibu rumah tangga sudah mempunyai aktivitas produksi berbagai jenis makanan kecil yang tersebar di beberapa kampung. Kendala yang dihadapi untuk pengembangan bisnisnya seperti soal perizinan, mereka kesulitan karena persoalan domisili usaha yang tidak terpusat. Oleh karena itu kehadiran RPK ini menjadi solusi bagi mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut Wahyudi mengatakan bahwa Juli 2022, hasil produksi industri rumah tangga ini akan dipasarkan di salah satu supermarket besar, baik yang berada di Pulau Jawa maupun luar Jawa. Untuk mempersiapkan hal tersebut para pelaku industri rumah tangga memanfaatkan RPK untuk melakukan pelatihan pengemasan (packaging) produk, manajemen, maupun pemasaran.

Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga

Selain itu, Wahyudi menyampaikan bahwa saat ini masyarakat sangat memerlukan literasi keuangan secara terus-menerus agar mempunyai kemampuan yang cukup dalam mengelola keuangan rumah tangga.

Menurutnya, kesadaran untuk menabung atau melakukan investasi terus digalakkan. Salah satunya dengan mengenalkan dengan Tabungan Emas Pegadaian, yang dinilai dapat menjadi instrumen penting dalam membangun ketahanan ekonomi rumah tangga.

“Bermula dari program CSR Pegadaian Peduli Lingkungan ‘The Gade Clean & Gold’, warga kami mengenal produk tabungan emas yang bisa dimulai dengan setoran minimal Rp10.000. Bahkan mereka bisa memilah sampah rumah tangga untuk selanjutnya dijual di BUMDes. Hasil penjualan tersebut kemudian dikonversi dalam tabungan emas,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini lebih dari 1.400 warganya tercatat sebagai pemilik Rekening Tabungan Emas Pegadaian. Ia mengharapkan pada tahun 2024 nanti 9.800 warganya sudah memiliki tabungan emas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pegadaian TABUNGAN EMAS
Editor : Puput Ady Sukarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top