Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penerimaan Pajak Bertambah Rp4,2 Triliun per Bulan setelah Tarif PPN Naik

Tarif PPN menjadi 11 persen pada 1 April 2022, naik dari sebelumnya 10 persen. Hal tersebut amanat Undang-Undang Nomor 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) terkait tarif PPN.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 14 Juni 2022  |  13:01 WIB
Penerimaan Pajak Bertambah Rp4,2 Triliun per Bulan setelah Tarif PPN Naik
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal atau Ditjen Pajak Kementerian Keuangan menyebut terdapat penambahan penerimaan Rp4,2 triliun dalam satu bulan setelah berlakunya kenaikan tarif pajak pertambahan nilai atau PPN.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo menyatakan bahwa berlakunya kenaikan tarif PPN akan menambah pundi penerimaan negara. Hal tersebut tercermin setelah dua bulan berlakunya kenaikan PPN, yakni hingga Mei 2022.

“Untuk PPN kemarin sudah meningkat tarifnya, dan pada 2022 ini dapat kami laporkan untuk Mei, sekitar tambahan satu bulan Rp4,2 triliun dari pertambahan tarif PPN,” ujar Suryo dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR dengan Eselon I Kemenkeu, Selasa (14/6/2022).

Tarif PPN menjadi 11 persen pada 1 April 2022, naik dari sebelumnya 10 persen. Hal tersebut amanat Undang-Undang Nomor 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) terkait tarif PPN.

UU itu pun mengamanatkan agar tarif PPN naik menjadi 12 persen pada 2025. Tujuannya, agar pendapatan negara dari aktivitas konsumsi dapat meningkat.

Hingga April 2022, pemerintah telah memperoleh PPN dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) hingga Rp192,12 triliun. Jumlah itu mencapai 34,65 persen dari target penerimaan PPN dan PPnBM 2022 di angka Rp554,38 triliun.

Suryo menyebut bahwa penerimaan PPN akan terus meningkat dalam sisa tahun berjalan, seiring telah naiknya tarif pajak tersebut. Ditjen Pajak pun sebelumnya menyampaikan optimisme bahwa penerimaan perpajakan tahun ini akan melampaui target.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak Tarif PPN dirjen pajak
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top