Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pariwisata di Bali Timpang, Sandiaga Dorong Pengembangan Bali Utara

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong pengembangan infrastruktur di Bali Utara untuk mengurangi beban pariwisata Bali Selatan. 
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  12:15 WIB
Pariwisata di Bali Timpang, Sandiaga Dorong Pengembangan Bali Utara
Berkano di Danau Batur bisa menjadi alternatif kegiatan wisata ketika berlibur di Bali. - Bisnis/Tim Jelajah Jawa/Bali 2019

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pengembangan infrastruktur di Bali Utara. Hal tersebut merupakan bagian dari optimalisasi kunjungan wisatawan ke Bali sekaligus mengurangi beban pariwisata Bali Selatan. 

Menparekraf Sandiaga Uno dalam "Weekly Press Briefing" yang digelar secara hybrid dari Pendopo Bupati Sragen, Selasa siang (17/5/2022) menilai bahwa potensi Bali Utara masih belum tergarap maksimal. Padahal selama lebaran banyak turis domestik yang berwisata ke Bali. 

Sebagaimana diketahui, sejauh ini kedatangan wisatawan saat periode libur Lebaran didominasi oleh wisatawan domestik dengan total 164.588 kedatangan dengan puncak kedatangan pada 1 Mei 2022 (H-1 Lebaran). 

Sebaliknya, kedatangan internasional sebanyak 36.577 kedatangan dengan puncak datang pada 1 Mei 2022. Karena itu, Kemenparekraf akan fokus pada pengembangan destinasi, produk kreatif serta sumber daya manusia di Bali Utara. 

"Pengembangan ini tentunya diselaraskan dengan tujuan kita dalam mencapai cita-cita pariwisata berkualitas dan berkelanjutan," katanya, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (17/5/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno pariwisata bali wisatawan domestik
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top