Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Raya Idulfitri 1443 H, Tol Jagorawi Macet Parah. Jasa Marga Berlakukan Contraflow

Mobilitas masyarakat pada Hari Raya Idulfitri 1443 H yang jatuh pada hari ini menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Jabodetabek. Dari pantauan Bisnis, di jalur jalan Jagorawi, kemacetan parah terjadi di jalur arah Jakarta.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  14:28 WIB
Hari Raya Idulfitri 1443 H, Tol Jagorawi Macet Parah. Jasa Marga Berlakukan Contraflow
Kepadatan kendaraan di ruas Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (5/7/2021). Meskipun telah diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, ruas Tol Jagorawi terpantau padat. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memberlakukan lintas lawan arah di tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) pada siang ini, Minggu (1/5/2022).

Mobilitas masyarakat pada Hari Raya Idulfitri 1443 H yang jatuh pada hari ini menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Jabodetabek. Dari pantauan Bisnis, di jalur jalan Jagorawi, kemacetan parah terjadi di jalur arah Jakarta.

Kemacetan terpantau dari Tol Sentul hingga Pintu Tol Pasar Rebo. Hal ini membuat operator tol memberlakukan lawan arah, sehingga memakan satu lajur tol dari arah berlawanan.

@JASAMARGA/Istimewa

Mengutip tweet @PTJASAMARGA, contraflow itu dilakukan dari pintu tol Cipayung KM 08+800-Cimanggis KM 17+200 pada lajur 4/kanan. Hingga pukul 12.51 WIB, pemberlakuan contraflow itupun menyebabkan kepadatan pada tol Jagorawi arah Bogor.

Pemberlakuan contraflow sendiri merupakan opsi untuk mengurai kemacetan. Biasanya, pemberlakuan contraflow dilaksanakan berdasarkan diskresi operator tol dan pihak Kepolisian berdasarkan situasi di lapangan.

Pada puncak mudik hari Jumat dan Sabtu kemarin, contraflow juga diberlakukan pada beberapa ruas tol Jakarta-Cikampek. Bahkan pemberlakuan contraflow bisa sepanjang 30 kilometer karena padatnya volume kendaraan ke arah Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top