Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Baru! Ini Syarat Penumpang dari Singapura Masuk ke Indonesia

Pemerintah melakukan penyesuaian syarat penumpang dari Singapura yang akan masuk ke Indonesia.
Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. /ANTARA
Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah kembali melakukan penyesuaian syarat penumpang dari Singapura yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Hang Nadim di Batam dan Bandara Raja Haji Fisabilillah di Bintan.

Adapun, Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Luar Negeri Dengan Transportasi Udara melalui SE Menteri Perhubungan No. 51/2022, sebagai tindak lanjut Addendum SE Satgas Penanganan Covid-19 No. 17/2022.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto menjelaskan poin terbaru yang berbeda dari Surat Edaran sebelumnya adalah, persyaratan pre-departure test bagi PPLN dari Singapura menuju Kepulauan Riau, melalui Bandara Hang Nadim di Batam dan Bandara Raja Haji Fisabilillah di Bintan.

“Bagi PPLN dengan asal kedatangan dari Singapura dan telah menetap di Singapura selama minimal 14 hari terakhir, kemudian akan masuk ke Indonesia melalui entry point di Provinsi Kepulauan Riau, serta telah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga, diwajibkan untuk melampirkan hasil negatif rapid test antigen 1 x 24 jam, atau RT-PCR 2 x 24 jam sebelum keberangkatan,” ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (20/4/2022).

Dengan adanya penyesuaian aturan ini, Novie mengimbau agar stakeholder penerbangan dapat menerapkan aturan ini di lapangan dengan sebaik-baiknya, dan bagi para pengguna jasa transportasi udara, untuk dapat mempersiapkan persyaratan yang diwajibkan.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia juga menerapkan syarat tertentu bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang pernah menderita Covid-19 untuk masuk ke Indonesia.

Bagi PPLN yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 maksimal 30 hari sebelum keberangkatan dan telah dinyatakan tidak aktif menular Covid-19 kini dapat memasuki wilayah Indonesia di sepuluh bandara internasional. Hal tersebut setelah diterbitkannya Surat Edaran Menteri Perhubungan No.42/2022 tentang Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Luar Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19. SE tersebut telah berlaku mulai 6 April 2022.

"Dalam hal PPLN yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 maksimal 30 hari sebelum keberangkatan dan telah dinyatakan tidak aktif menular Covid-19, maka dikecualikan menunjukkan kartu vaksin dan hasil negatif RT-PCR sebelum keberangkatan," ujar Novie.

Novie menggarisbawahi hal tersebut berlaku dengan syarat wajib melakukan pemeriksaan ulang RT-PCR saat kedatangan dan melampirkan surat keterangan dokter/Covid-19 recovery certificate dari Rumah Sakit Pemerintah atau kementerian yang menangani kesehatan di negara keberangkatan. Surat tersebut harus menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah tidak aktif menularkan Covid-19.

Beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi oleh PPLN pada saat kedatangan di antaranya, kartu vaksin dosis kedua minimal 14 hari sebelum keberangkatan, dan hasil negatif RT-PCR dari negara asal maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan. Namun PPLN yang datang dengan suhu di atas 37,5 derajat Celcius, wajib RT-PCR.

Seperti diketahui, saat ini, sebanyak sepuluh bandara internasional tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta di Banten, Bandara Juanda di Jawa Timur, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, Bandara Hang Nadim di Batam Kepulauan Riau, Bandara Raja Haji Fisabilillah di Bintan Kepulauan Riau, Bandara Sam Ratulangi di Sulawesi Utara, Bandara Zainuddin Abdul Madjid di Nusa Tenggara Barat, Bandara Kualanamu di Sumatera Utara, Bandara Sultan Hasanuddin di Sulawesi Selatan dan Bandara Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Selain bertambahnya pintu masuk, Surat Edaran terbaru juga mengatur bahwa PPLN yang datang, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh pada saat kedatangan serta memenuhi persyaratan lainnya,” kata Novie.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper