Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkop UKM Berhasil Bawa Kopi Indonesia Tembus Pasar Amerika Serikat

Hal ini dilakukan dalam ajang Specialty Coffee Expo (SCE) 2022 yang dilaksanakan pada 8-10 April 2022 di Boston Convention and Exhibition Center, Amerika Serikat.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 10 April 2022  |  20:49 WIB
Kemenkop UKM Berhasil Bawa Kopi Indonesia Tembus Pasar Amerika Serikat
Ilustrasi-Petani mengolah biji kopi Puntang jenis Tipika di kawasan hutan Lindung Puntang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/6). - Antara/Novrian Arbi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) telah berhasil memfasilitasi UKM Indonesia yang bergerak pada usaha kopi untuk menembus dan memperluas akses pasarnya ke Amerika Serikat.

Hal ini dilakukan dalam ajang Specialty Coffee Expo (SCE) 2022 yang dilaksanakan pada 8-10 April 2022 di Boston Convention and Exhibition Center, Amerika Serikat. 

Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama sekaligus Ketua Delegasi Kemenkop UKM Henra Saragih mengatakan bahwa ini merupakan salah satu upaya untuk memperluas akses pasar produk kopi Indonesia.

"Pada tahun ini kami memfasilitasi enam Pelaku usaha di sektor kopi, cokelat, dan bahan minuman,” kata Henra seperti dikutip dalam keterangan resmi Kemenkop UKM, Sabtu (9/4/2022).

Sebanyak enam pelaku usaha kopi tersebut di antaranya, Bandung (Java Halu Coffee Farm), DKI Jakarta (PT Sanika Indonesia Sukses), (Caldera Coffee), cokelat - Tangerang (Cokelatin Indonesia), (Hiro & Cocoatree) dan bahan minuman - Surabaya (PT. Delifru Utama Indonesia).

Henra mengatakan bahwa keenam pelaku UKM kopi tersebut telah mengikuti rangkaian seleksi dan kurasi. Selain itu, pihaknya juga secara aktif menjaring potential buyer untuk dilakukan business matching dengan para pelaku UKM.

Estimasi potensial order hari pertama adalah senilai US$1.186.206 atau senilai Rp17,2 miliar. Sejumlah negara yang telah melayangkan order dan sampel order selain Amerika Serikat, yaitu Kanada, Argentina, dan Ekuador.

Henra menekankan bahwa dalam meningkatkan pemasaran produk kopi Indonesia di pasar Amerika Serikat melalui fasilitasi pada pameran Specialty Coffee Expo 2022 ini, Kemenkop UKM akan terus mendukung pelaku sektor kopi Indonesia. 

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam pengembangan UKM dan Koperasi Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM berkomitmen dalam pemberdayaan UKM dan Koperasi melalui berbagai program penguatan sektor baik dari hulu ke hilir.

Pameran tersebut dianggap strategis bagi segmen pasar kopi Indonesia. SCE 2022 diikuti oleh kurang lebih 9.200 pelaku usaha produsen kopi dan peralatan pengolah kopi serta diikuti lebih dari dari 30 negara, seperti Kolombia, Guatemala, Honduras, Ethiopia, Puerto Riko, Turki, Rwanda, Belgia, dan Korea Selatan.

"Hal ini sebagai salah satu upaya strategis yang dapat mengangkat tidak hanya citra produk kopi Indonesia di pasar internasional. Namun juga membuka akses pasar lebih luas lagi bagi produk kopi unggulan dari berbagai daerah di Indonesia," tuturnya.

Melalui pembinaan dan pendampingan yang tepat, serta adanya sinergi maupun kolaborasi dengan pemangku kepentingan, Kemenkop UKM optimis kopi Indonesia dapat memperluas akses ke pasar internasional dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku UKM.

Pada kesempatan yang sama, Konsulat Jenderal RI di New York Arifi Saiman menyambut baik fasilitasi pelaku usaha kopi asal Indonesia yang telah dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM dan mendorong peningkatan di tahun berikutnya.

“Untuk menyambut green business di tahun 2025 di USA, diharapkan pelaku UMK menyiapkan kemasan yang ramah lingkungan sehingga dapat diterima oleh pasar Amerika Serikat,” tambah Arifi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopi kementerian koperasi dan ukm harga kopi
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top