Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penerbangan Haji dan Umrah Pulih, Kemenhub Bidik PNBP Rp8,5 Triliun

Kemenhub menilai target PNBP Rp8,5 triliun pada 2022 bisa terpenuhi sejalan dengan penerbangan haji dan umrah yang mulai pulih.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 04 April 2022  |  17:34 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi V DPR,  di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi V DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah menargetkan pencapaian Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor perhubungan mencapai Rp8,5 triliun pada 2022 dengan melihat tren pemulihan di sektor penerbangan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan PNBP di sektor perhubungan memang mengalami penurunan selama pandemi Covid-19. Namun, nominalnya masih cukup signifikan karena bisa mencapai Rp7,9 triliun. Sebagai informasi, pada 2021 target PNBP yang dipatok oleh Kemenhub adalah senilai Rp8,7 triliun.

Menhub menjelaskan alasan tidak tercapainya target tersebut karena adanya penurunan drastis jasa layanan di sektor udara dan kereta api pada tahun lalu. Sektor penerbangan misalnya, turun drastis karena nilai PNBP terbesar untuk penerbangan internasional hampir nihil.

Pada 2021, kebijakan pembatasan internasional di berbagai negara masih berlaku sehingga menekan laju pergerakan penumpang. Namun, penurunan di sektor udara masih cukup terbantu oleh penaikan di sektor jasa kepelabuhanan.

“PNBP bisa kami capai tahun ini karena realisasi ditjen Perhubungan Udara sudah sampai 70 persen kapasitas dari periode sebelum pandemi Covid-19. Kemudian saat ini sudah ada penerbangan haji dan umrah juga sudah berlangsung,” ujarnya, Senin (4/4/2022).

Budi Karya memaparkan capaian realisasi PNBP pada 2021 di sektor perhubungan darat adalah adanya pembayaran piutang Sertifikasi Registrasi Uji Tipe (SRUT) mencapai Rp200 miliar. Sektor ini juga mulai ditopang dengan adanya peningkatan jasa kepelabuhanan Penyeberangan. Kondisi serupa terjadi untuk sektor perhubungan laut yang mendapatkan berkah peningkatan layanan atas angkutan barang dari layanan Kepelabuhanan dan Kenavigasian Laut.

Sementara itu, di sektor kereta api adanya perubahan nilai kontrak perawatan dan pengoperasian Prasarana Milik Negara. Di sisi lain, kondisi terpuruk memang sedang dialami sektor penerbangan pada 2021. Pendapatan Jasa Navigasi Penerbangan menurun 51 persen dibandingkan dengan pada 2020. Sejumlah permohonan relaksasi diajukan oleh wajib bayar dna belum pulihnya kinerja keuangan maskapai penerbangan.

Sebagai gambaran capaian target PNBP Kementerian Perhubungan pernah melampaui target pada 2019 dari sektor jasa kepelabuhanan dan pengujian kendaraan. Berlanjut pada 2020 terjadi penurunan signifikan atas jasa kebandarudaraan dan navigasi penerbangan. Hingga akhirnya pada 2021 lalu PNBP sektor ini tak capai target.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Ibadah Haji pnbp umrah
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top