Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perumahan Double Decker SwanCity Kian Diminati Konsumen

Perumahan Double Decker Park Home II yang dibangun SwanCity kian diminati konsumen.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 30 Maret 2022  |  14:49 WIB
Perumahan Double Decker SwanCity Kian Diminati Konsumen
Hunian berkonsep double decker Park Home Lavon II - Swancity
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembang SwancCty mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 29 persen sepanjang tahun 2021. Sales Associate Director of Swancity Henry Wesly mengatakan peningkatan penjualan, salah satunya berasal dari penjualan hunian berkonsep double decker (bersusun) Park Home Lavon II yang berkontribusi sebesar 40 persen. 

"SwanCity mencatat peningkatan penjualan kotor sebesar 29 persen secara tahunan di 2021, dan komplek double decker [Lavon 2] berkontribusi sebanyak 40 persen terhadap pencapaian tersebut," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (30/3/2022). 

Pencapaian ini didukung oleh program insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Dengan diperpanjangnya program ini oleh pemerintah hingga September 2022, lanjutnya, konsumen masih bisa menikmati insentif PPN DTP sebesar 50 persen untuk seluruh produk perumahan Lavon. 

Dia menuturkan Park Home dibangun di atas tanah seluas 73 hektar dan kami menargetkan untuk membangun 1.545 unit dengan 5 pilihan tipe rumah.

"Hingga saat ini, kami telah sukses menjual 97 persen dari total unit dan dalam waktu dekat semuanya akan siap dihuni,” katanya.

Hendry menjelaskan konsep hunian double decker yang dikembangkan Swancity saat ini banyak diminati dan menjadi solusi dari keterbatasan lahan dan kian meroketnya harga tanah. 

"Konsep hunian double decker masih jarang ditemukan di Indonesia. Akan tetapi, baru-baru ini, konsep perumahan ini semakin mendapat pengakuan dari para pengembang dan konsumen karena dianggap sebagai solusi dari keterbatasan lahan dan naiknya harga tanah," katanya. 

Dia mengatakan perumahan bersusun memiliki infrastruktur dua tingkat dengan dua level yang memisahkan area jalan manusia dan lalu lintas kendaraan.

Tingkat atas adalah koridor untuk interaksi masyarakat yang dilengkapi dengan taman dan tempat bermain, sedangkan tingkat bawah adalah area yang dikhususkan untuk pergerakan kendaraan.

Pemisahan tingkat jalanan ini dapat membuat area perumahan menjadi lebih nyaman karena anak-anak dapat bermain dengan aman di luar rumah dan tetangga dapat berinteraksi secara bebas tanpa adanya gangguan dari lalu lintas. Penataan ini juga memanjakan mata para penghuni dengan tidak adanya mobil-mobil yang parkir di pinggir jalan.

"Setiap aspek dari perumahan Park Home Lavon dirancang dengan cermat untuk memberikan rumah yang indah dan sangat fungsional bagi pemilik dengan detail-detail seperti jendela di setiap ruangan untuk memaksimalkan pencahayaan natural dan mengurangi biaya listrik, langit-langit yang tinggi untuk sirkulasi udara yang lebih baik, dapur C-shaped tertutup yang menawarkan privasi, dan fitur smart home," ucapnya.

Dia menuturkan Swan City secara khusus merancang konsep baru double decker di Park Home Lavon untuk menghasilkan sebuah pembangunan yang luar biasa untuk tinggal dan bermain di lingkungan yang aman dan untuk mengakomodasi kehidupan sehat bagi masyarakat smart urban.

Diperkenalkan pada tahun 2020, proyek Daisan telah mencapai 90 persen untuk pekerjaan tanah, 71 persen untuk pekerjaan pemancangan, dan 20 persen pada pembangunan infrastruktur.

Walaupun peminat Daisan tidak dapat menikmati insentif PPN DTP yang hanya berlaku untuk rumah siap huni, konsumen sudah bisa mendapatkan pinjaman bank dengan hanya membayar 3 persen dan menikmati suku bunga tetap sebanyak 3,65 persen untuk tiga tahun pertama, serta diskon khusus bagi skema pembayaran cepat.

“Kami mencatat bahwa pasar perumahan tapak telah kembali stabil di tiga bulan pertama tahun 2022, terutama pada permintaan di perumahan double decker. Kami optimis untuk mengalami lebih banyak pertumbuhan di 2022 dan menargetkan peningkatan penjualan tahunan 25% lebih besar dari 2021," tutur Henry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti rumah tapak pengembang rumah
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top