Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tol Lubuk Linggau-Bengkulu Seksi 3 Ditargetkan Rampung Kuartal I/2022

Jalan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu sepanjang 95,8 km yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 14 Maret 2022  |  00:31 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2020). ANTARA FOTO - Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan konstruksi Seksi 3 Jalan Tol Lubuk Linggau-Bengkulu bakal selesai dalam waktu dekat.

Adapun, Kementerian PUPR tengah membangun ruas Jalan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu sepanjang 95,8 km yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.

Ruas yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) ini terbagi menjadi 3 Seksi yaitu Seksi 1 Lubuk Linggau - Kepahiang sepanjang 54,5 kilometer (KM), Seksi 2 Kepahiang-Taba Penanjung sepanjang 23,7 km, dan Seksi 3 Taba Penanjung-Bengkulu sepanjang 17,6 km.

“Progres konstruksi Seksi 3 ruas Taba Penanjung – Bengkulu telah mencapai 96,51% dan ditargetkan dalam waktu dekat di quartal 1 tahun 2022 akan selesai konstruksinya dan dapat dioperasikan. Seksi 1 dan 2 saat ini masih dalam tahap persiapan,” tutur Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya, Minggu (13/3/2022).

Dia mengungkapkan Kementerian PUPR terus mempercepat pembangunan infrastruktur yang menghubungkan sentra-sentra produksi, daerah-daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan membuka peluang usaha baru, membuka lapangan kerja, dan mengakselerasi nilai tambah bagi perekonomian rakyat, salah satunya yaitu melalui pembangunan jalan tol.

Menteri Basuki berharap Pemerintah Daerah, para pengusaha, dan masyarakat dapat memanfaatkan secara optimal keberadaan tol yang terintegrasi dengan pengembangan Pelabuhan Baai ini untuk mengembangkan ekonomi daerah dan meningkatkan konektivitas wisatawan yang berkunjung ke Bengkulu.

“Kehadiran jalan tol akan menurunkan biaya logistik serta memangkas waktu tempuh distribusi barang dan jasa antar wilayah. Disamping itu mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru khususnya kawasan yang berada di sekitar on/off ramp jalan tol,” kata Basuki.

Sekadar informasi, Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.837 km yang dibangun Kementerian PUPR ini terdiri atas ruas tol utama atau backbone sepanjang 1.913 km dan ruas tol sirip atau feeder 924 km. Tol Trans Sumatera backbone yang sudah beroperasi sepanjang 531 km yakni ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Kayu Agung-Palembang, Pekanbaru-Dumai, Medan-Binjai, dan Sigli-Banda Aceh seksi 4.

Sementara itu, ruas Jalan Tol Trans Sumatera yang dalam tahap konstruksi sepanjang 486 km antara lain Jalan Tol Kisaran-Indrapura, Jalan Tol Binjai-Langsa segmen Binjai-Pangkalan Brandan, dan Jalan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu.

“Setelah tol ini beroperasi, nantinya pengendara hanya menempuh waktu 1-2 jam perjalanan saja dari Lubuk Linggau untuk mencapai Kota Bengkulu. Kehadiran jalan tol ini juga akan membuka potensi perekonomian di wilayah Lubuk Linggau yang berada di antara Palembang dan Bengkulu,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol tol trans sumatra bengkulu
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top