Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek Hampir Rampung, Berapa Harga Tiket LRT Jabodebek Nanti?

PT KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan masih terus membahas mengenai besaran tarif Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. .
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 11 Maret 2022  |  20:53 WIB
Foto udara gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) terparkir di jalur Pancoran, Jakarta, Rabu (12/1/2022). ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Foto udara gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) terparkir di jalur Pancoran, Jakarta, Rabu (12/1/2022). ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA – PT KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan masih terus membahas mengenai besaran tarif Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. 

"Masih diskusi intens dengan DJKA, agar kita menemukan tarif yang paling efisien," kata Kepala Divisi LRT Jabodebek PT KAI Mochamad Purnomosidi kepada Bisnis, Jumat (11/3/2022).

Dia memperkirakan tarif penumpang LRT Jabodebek maksimal bisa mencapai Rp24.000. Adapun, PT KAI mengajukan besaran tarif rata-rata sebesar Rp15.000 kepada pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Besaran tarif tersebut, lanjutnya, masih merupakan angka yang diajukan PT KAI kepada Kemenhub hingga saat ini.

Kendati demikian, tarif yang berlaku nantinya diterapkan secara progresif atau berdasarkan dengan jarak yang ditempuh oleh penumpang LRT.

"Dari KAI itu sudah menyampaikan average itu Rp15.000 dari kementerian. Tapi di dalamnya itu pasti akan progresif. [Tarif] per 3 kilometer, atau per 5 kilometer misalkan Rp3.000. Kemungkinan nanti setiap kilonya juga akan naik," jelas Purnomo secara terpisah pada akhir Februari lalu.

Dia mengungkap bahwa sebelumnya KAI mengajukan penambahan tarif setiap 1 kilometer setelah tarif dasar yakni Rp3.000 untuk setiap 3-5 kilometer. Penambahan setiap kilometer setelah tarif dasar yang diajukan berkisar dari Rp600 sampai dengan Rp1.000, per kilometernya.

Sementara itu, Purnomo mengungkap bahwa tarif yang dipatok untuk jarak terjauh bisa mencapai hingga Rp24.000 atau tarif tertinggi.

"Tapi bisa dikasih ancer-ancer [acuan] tarif jarak pendeknya mungkin sekitar Rp5.000, karena hanya satu stasiun. Terjauhnya mungkin bisa sekitar Rp22.000 atau Rp24.000," jelasnya.

Kendati demikian, Purnomo menegaskan keputusan akhir penetapan tarif LRT Jabodebek akan ditentukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub. Saat ini, belum ada keputusan final soal tarif yang berlaku untuk LRT Jabodebek.

"Tapi ini masih dalam proses pembahasan dengan teman-teman DJKA. Secara overall itu kalau kita hitung per satu penumpang, itu rata-rata [besaran tarif] Rp15.000," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai Kemenhub lrt jabodebek
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top