Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IMF: Perang Rusia vs Ukraina Bakal Beri Dampak Parah ke Ekonomi Global

IMF memperingatkan, jika konflik terus tereskalasi, maka bencana ekonomi akan lebih dahsyat. Sementara itu, sanksi yang dijtauhkan sejumlah kawasan akan memengaruhi ekonomi global dan pasar keuangan sehingga merembet ke negara lainnya.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 06 Maret 2022  |  10:16 WIB
IMF: Perang Rusia vs Ukraina Bakal Beri Dampak Parah ke Ekonomi Global
Kantor pusat Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington D.C., AS - Bloomberg / Andrew Harrer

Bisnis.com, JAKARTA - International Monetary Fund (IMF) menyatakan bahwa perang Rusia - Ukraina akan menyebabkan dampak yang parah kepada perekonomian global. 

Harga pangan dan energi telah melambung dalam beberapa hari terakhir dan rantai pasok semakin kacau. Hal itu ditambah tekanan inflasi yang semakin sulit dikendalikan.

"Sementara itu, situasi terus berubah dan perkiraan ke depan akan menjadi ketidakpastian yang luar biasa, konsekuensi ekonomi sudah sangat serius," kata pemberi pinjaman yang berbasis di Washington dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (5/3/2022), seperti dikutip Bloomberg

Ekonom JPMorgan Chase & Co. memangkas pertumbuhan global pada tahun ini sekitar 1 persen dan meningkatkan prospek inflasi mereka dengan angka yang sama. 

"Kejutan harga akan berdampak di seluruh dunia, terutama pada rumah tangga miskin yang menjadikan pangan dan bahan bakar sebagai pengeluaran paling tinggi," kata pemberi pinjaman dunia itu. 

IMF memperingatkan, jika konflik terus tereskalasi, maka bencana ekonomi akan lebih dahsyat. Sementara itu, sanksi yang dijtauhkan sejumlah kawasan akan memengaruhi ekonomi global dan pasar keuangan sehingga merembet ke negara lainnya. 

Bank sentral harus betul-betul mengawasi kenaikan harga internasional dan inflasi domestik untuk mengkalibrasi langkah yang penting. 

Pemerintah perlu menemukan cara untuk membantu rumah tangga yang paling rentan dan membantu mengimbangi kenaikan biaya hidup.

“Krisis ini akan menciptakan perubahan kebijakan yang kompleks, yang semakin memperumit lanskap kebijakan ketika ekonomi dunia pulih dari krisis pandemi,” kata IMF.

Peperangan ini telah menimbulkan kerusakan ekonomi substansial. Ukraina akan menghadapi biaya pemulihan dan rekosntruksi yang signifikan, tambahnya. 

Ukraina telah mencari bantuan senilai US$1,4 miliar dan pejabat IMF akan mempertimbangkan permintaan tersebut hingga pekan depan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi global imf Perang Rusia Ukraina
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top